TITIKTEMU.CO, Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah mempunyai keindahan alam dan budayanya yang terkenal. Memiliki julukan sebagai negeri di atas awan, Dieng berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut dan sering diselimuti awan.
Dieng sering dipadati oleh wisatawan, terutama pada sejumlah daya tarik wisata yang berada di Zona 1, seperti Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Telaga Warna, Batu Pandang Ratapan Angin, dan Dieng Plateau Theatre. Namun, wisatawan juga punya alternatif mencoba jeep tour untuk mengunjungi daya tarik wisata di Zona 2 yang tak kalah mempesona, bahkan kaya akan cerita rakyat atau legenda.
Berikut 5 wisata alternatif di Zona 2 Dieng yang patut dikunjungi.
Baca Juga: Ribuan Bregada Turun Ke Jalan Kawal Festival Kampung Wisata
Telaga Dringo adalah geosite yang terletak di ketinggian 2.222 m dpl. Telaga ini terbentuk akibat letusan Gunung Sinila pada tahun 1786. Cekungan besar menjadi kawah mati, kemudian terisi dengan hujan dan mata air sekitar, hingga membentuk telaga.
Nama Dringo berasal dari nama tanaman air yang tumbuh di sekitar telaga. Tanaman ini memiliki daun kuning kehijauan berbentuk pedang dan beraroma kuat dan digunakan dalam masakan, parfum, dan obat herbal.
Baca Juga: Telaga Dringo Yang Cantik Di Dataran Tinggi Dieng
KAWAH CANDRADIMUKA
Candradimuka berasal dari kata ‘Candra’ yang berarti bulan dan ‘Muka’ yang berarti wajah. Candradimuka diibaratkan sebagai bulan yang tampak hanya bagian depannya. Kawah ini menarik karena warna airnya berubah dari biru, abu-abu, hingga putih. Selain itu, lokasinya dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi. Di sekitar kawah terdapat pemandian Sendang Werkudoro, sumber mata air Tuk Adem Semar, dan pertapaan Dersonolo.
Pengunjung bisa mencoba merebus telur di kawah ini. Caranya, telur bungkus dengan plastik, lalu diikatkan di kayu yang cukup kuat dan panjang. Selanjutnya, bungkusan telur dicelupkan ke air kawah dan tunggu beberapa saat hingga matang.
Baca Juga: Baca 8 Tips Liburan Bersama Anak Perjalanan Darat yang Menyenangkan
Kawah Candradimuka sering dikaitkan dengan kisah Gatotkaca yang lahir dalam wujud raksasa. Oleh Batara Guru, Gatotkaca dicelupkan ke dalam kawah untuk menghilangkan sisi jahat yang ada di dirinya (sifat raksasa). Panas air kawah membuat Gatotkaca menjelma jadi gagah perkasa.
SUMUR JALATUNDA
Sumur Jalatunda adalah sebuah lubang raksasa berdiameter kurang lebih 90 meter dengan kedalaman ratusan meter. Sumur ini dulunya merupakan kawah kepundan gunung berapi yang meletus hingga akhirnya dingin dan membentuk lubang.
Artikel Terkait
Ribuan Bregada Turun Ke Jalan Kawal Festival Kampung Wisata
Sambut Libur Sekolah, Kemenparekraf Gandeng Tasya Kamila Dengan Membuat TVC “Libur Telah Tiba”
Liburan Sekolah, Pilih Angkutan Pariwisata Berkeselamatan Seperti Ini
Libur Sekolah, Taman Pintar Di Yogya Didatangi Pengunjung Yang Ingin Merasakan Gempa Bumi
Baca 8 Tips Liburan Bersama Anak Perjalanan Darat yang Menyenangkan