Dalam tayangan video yang diunggah ke platform Youtube, Rabenstein dan Zahorska menunjukkan aktivitas penelitian mereka, seperti mengambil sampel daun, dan tanah.
Rabenstein yang dibantu dua pemandu juga menuju tengah danau yang berdiameter 1 km memakai perahu karet dan mengambil sampel air untuk diteliti.
Sulfur yang terkandung sangat tinggi dan airnya tak layak dikonsumsi tubuh manusia. Derajat keasamannya mencapai Ph 2.
"Ini adalah danau kawah hasil letusan purba dan nyaris tak terjamah tangan manusia, kami menyebutnya danau hantu dan berada dalam hutan primer.
Tidak ada kehidupan biota di dalam danau yang kedalamannya kami ukur sekitar 62 meter dari bagian tengah danau.
Bentuk danau hampir bulat dan sekitar 300 meter di bawah bibir kawah Melintang.
"Lokasinya kira-kira di ketinggian 1.590 mdpl. Ada air masuk danau meski debitnya kecil," tulis Rabenstein dalam laporannya yang dimuat di jurnal penelitian Senckenberg Research Institute, 9 Desember 2004 lalu.***
Artikel Terkait
Rekomendasi Tempat Nyore, Gowes Hore-hore hingga Mancing, Ini 9 Danau di Subang Paling Sejuk dan Alami
8 Wisata Danau di Bengkulu, Cocok untuk Piknik Rame-rame
Ada yang di Tengah Laut, Ini Rekomendasi Danau di Bima yang Ajaib Indahnya
Indahnya 5 Danau di Mandailing Natal Ini, Teduh, Tenang, Dikelilingi Gunung dan Hutan
Dikelilingi Hutan Pinus, Ini Danau Instagramable di Karo, Cocok untuk Lokasi Pemotretan hingga Spot Mancing Mania
Rekomendasi Danau di Deli Serdang untuk Berenang hingga Mandi Air Hangat Belerang, Cek Alamat dan Rutenya
Danau Limbong Toraja Utara Ini Menawarkan View Wisata Alam yang Dikepung Tebing-tebing Tinggi
Indahnya 6 Danau di Gowa, Banyak yang Menawarkan Sensasi Petualangan Menantang Lebih dari 2 Jam Perjalanan
Hanya 5 Km dari Pusat Kota Jambi, Ini Harga Tiket Wahana Wisata Danau Sipin yang Jadi Magnet untuk Wisatawan
5 Danau Terluas dan Terindah di Sumatera Barat Ini Cocok untuk Liburan Akhir Tahun, Ada yang Kembar Atas Bawah