Sosopan juga menjadi titik terakhir perhentian sebelum ke Danau Laut Tinggal. Masih dibutuhkan perjalanan sekitar 6--7 jam lagi dengan rute makin menanjak.
Terkadang, kita harus berpegangan pada akar atau batang pohon dan jalurnya pun kerap tertutup semak dan pepohonan sehingga dibutuhkan golok untuk menyingkirkannya.
Mata kita juga harus jeli melihat tempat tangan berpegang karena banyaknya batang dan akar berduri termasuk rotan. Usai menaklukkan rute menanjak, jalan setapak mulai menurun dan ini menjadi pertanda kita tak lama lagi sampai ke lokasi.
Surga yang tersembunyi
Lelah dua jam menjinakkan rute menuruni lereng curam, perjuangan kita akan terbayarkan karena kaki dapat menjejak di tepian Danau Laut Tinggal yang luasnya sekitar 3 kilometer persegi.
Air di tepian danau jernih dan makin ke tengah warnanya menjadi hijau toska. Suasana alam sekitarnya masih sangat asri diwarnai hijaunya pepohonan tinggi.
Termasuk pandan hutan (Pandanus tectorius) yang pohonnya dapat mencapai tinggi 10--15 meter dan daunnya menjulur sepanjang 1--3 meter.
Menurut LAJ Thomson dalam The Traditional Tree Initiative, akar tunjang pandan hutan menjulur keluar dari tanah mirip pohon bakau tetapi bisa mencapai ketinggian 5 meter.
Batang pohonnya sangat besar, berdiameter minimal 80 sentimeter. Kadang, akar udara turut menjulur dari batangnya. Pohon ini dikenal pula dengan nama pandan duri, pandan semak, atau pandan pantai dan mudah ditemui di pesisir atau belantara hutan dekat danau.
Masyarakat memanfaatkan daunnya untuk dianyam sebagai tikar, peralatan makan, dan lainnya. Pelepah besarnya dapat dimanfaatkan sebagai kayu bakar.
Kawah Purba
Dua ilmuwan Jerman, Renate Rabenstein dan Herwig Zahorska, pernah menjelajah dan meneliti vegetasi dan kandungan air Danau Laut Tinggal dan merupakan rangkaian penelitian yang mereka lakukan terhadap sekitar 292 danau di kawasan Asia Tenggara di awal tahun 2000.
Ada sebanyak 18 dari sekitar 139 danau di tanah air mereka teliti, termasuk delapan danau di Sumatra, salah satunya Danau Laut Tinggal.
Keduanya dibantu oleh 10 pemandu dari warga sekitar dan mereka tinggal di tepian danau selama beberapa hari untuk menyibak potensi danau tersembunyi tersebut.
Artikel Terkait
Rekomendasi Tempat Nyore, Gowes Hore-hore hingga Mancing, Ini 9 Danau di Subang Paling Sejuk dan Alami
8 Wisata Danau di Bengkulu, Cocok untuk Piknik Rame-rame
Ada yang di Tengah Laut, Ini Rekomendasi Danau di Bima yang Ajaib Indahnya
Indahnya 5 Danau di Mandailing Natal Ini, Teduh, Tenang, Dikelilingi Gunung dan Hutan
Dikelilingi Hutan Pinus, Ini Danau Instagramable di Karo, Cocok untuk Lokasi Pemotretan hingga Spot Mancing Mania
Rekomendasi Danau di Deli Serdang untuk Berenang hingga Mandi Air Hangat Belerang, Cek Alamat dan Rutenya
Danau Limbong Toraja Utara Ini Menawarkan View Wisata Alam yang Dikepung Tebing-tebing Tinggi
Indahnya 6 Danau di Gowa, Banyak yang Menawarkan Sensasi Petualangan Menantang Lebih dari 2 Jam Perjalanan
Hanya 5 Km dari Pusat Kota Jambi, Ini Harga Tiket Wahana Wisata Danau Sipin yang Jadi Magnet untuk Wisatawan
5 Danau Terluas dan Terindah di Sumatera Barat Ini Cocok untuk Liburan Akhir Tahun, Ada yang Kembar Atas Bawah