Menikmati Seduhan Kopi Tiga Rasa Cuma Ada Di Kudus

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 16 Oktober 2023 | 11:00 WIB
Bupati Kudus HM Hartopo mengunjungi lokasi Air Tiga Rasa (Pemprov Jateng)
Bupati Kudus HM Hartopo mengunjungi lokasi Air Tiga Rasa (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO- Ada hal unik yang bisa ditemui saat mengunjungi sumber mata Air Tiga Rasa dan Perkebunan Kopi Muria khas Desa Japan tempat Wisata Kudus berada. Di mana para pengunjung bisa menikmati kopi dengan seduhan air tiga rasa, yang bisa memunculkan tiga cita rasa baru yang khas sesuai karakter tiga sumber mata air.

Keunikan itu pernah  membuat  Bupati Kudus HM Hartopo mengunjungi lokasi Air Tiga Rasa Rejenu di Desa Japan dan mencicipi kopi unik tersebut. Dengan bersepeda, Hartopo menyusuri jalanan Desa Japan wisata Kudus sambil menikmati pemandangan alam nan asri.

Usai membuat dan mencicipi secara langsung, Hartopo mengungkapkan, kopi yang diramu dengan sumber mata air pertama memiliki rasa asam yang dominan, kopi kedua mempunyai rasa soda yang kuat, dan kopi ketiga memiliki rasa yang lebih lembut.

Baca Juga: Malioboro Coffee Night #5 , Diplomasi Kopi Ala Yogya

“Ternyata, setelah kita bandingkan pakai air biasa memang beda. Kalau pakai air tiga rasa ada rasa asam yang dominan dengan sedikit rasa soda. Rasa kopinya masih terasa, cuma rasa asam dan soda lebih dominan. Selama ini, yang terkenal di sini kan air tiga rasa saja, maka kita coba inovasi lewat kolaborasi kopi dengan air tiga rasa,” ungkapnya.

Selama ini, lanjutnya, air tiga rasa memang terkenal memiliki kombinasi rasa asam dan rasa soda. Karakter yang dihasilkan pun berbeda-beda sesuai letak sumber mata air di Sendang Petilasan Rejenu. Oleh sebab itu, inovasi tersebut diharapkan turut mengangkat potensi wisata alam dan kuliner di Desa Japan.

“Harapan kami, di dalam pemberdayaan desa sebagai destinasi wisata ini harus selalu berkembang. Di samping membutuhkan kreativitas dan inovasi, memang harus ditunjang dengan perencanaan dan pengelolaan yang tepat,” kata Hartopo.

Baca Juga: Mampir nyantai istirahat di Kedai Kopi Pesona Ginteran di Jalan Sumowono-Kaloran Temanggung

Hartopo juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan para pedagang buah di Desa Japan yang buah-buahannya merupakan hasil perkebunan warga setempat. Sehingga, menurutnya, Desa Japan memiliki potensi lagi sebagai kawasan penghasil buah-buahan. Apabila dikelola dengan baik, dirinya yakin dapat semakin menarik minat wisatawan.

“Memang betul, dari buah-buahan ini diminati oleh wisatawan. Sehingga ke depan bisa lebih dikelola lagi, agar wisatawan dapat memetik sendiri dan hasilnya ditimbang dengan harga yang ditetapkan. Jadi, mereka para wisatawan merasa puas bisa memilih dan memetik buah sendiri,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X