Argentina tidak memiliki masalah cedera baru, tetapi striker Papu Gomez masih diragukan karena masalah pergelangan kaki yang membuatnya absen di perempat final.
Baca Juga: 6 bantahan Bharada E atas kesaksian istri Sambo. Seandainya ada CCTV, Ibu PC mungkin tidak berani bohong..
PENGALAMAN
Sejarah tentu berpihak pada Argentina. Mereka telah memenangkan kelima semifinal Piala Dunia sebelumnya dan mengangkat trofi dua kali - pada tahun 1978 dan 1986. Argentina juga menikmati kesuksesan baru-baru ini di turnamen besar setelah memenangkan Copa America tahun lalu.
Kapten mereka Messi tampil di Piala Dunia kelimanya dan semifinal ini akan menjadi pertandingannya yang ke-25. Itu akan membuatnya setara dengan Lothar Matthaus dari Jerman untuk pemain dengan penampilan Piala Dunia terbanyak.
Baca Juga: 10 Makanan Khas Madiun yang Wajib Banget Dicoba, Enak Banget!
KUALITAS BINTANG
Argentina memiliki bintang terbesar yakni Messi, banyak penggemarnya di seluruh dunia sangat ingin melihat mengklaim satu trofi yang belum ada di kabinetnya. Angel di Maria, pernah bergabung Manchester United dan sekarang bersama Juventus, adalah pemain hebat lainnya sepanjang masa di negaranya.
Dari generasi muda, Julian Alvarez dari Manchester City dan Enzo Fernandez dari Benfica sepertinya bisa menjadi bintang masa depan yang sesungguhnya.
PELATIH
Reputasi Scaloni naik setelah memenangkan Copa America, tetapi dia telah meningkatkannya lebih jauh lagi di Qatar. Mantan bek West Ham itu pernah bermain dengan Messi di Piala Dunia 2006 dan telah berhasil mendapatkan yang terbaik dari dunia kepelatihannya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Makanan Khas Natal, Ada Sup dan Kue
Scaloni, yang berada di tim pelatih Jorge Sampaoli di turnamen Piala Dunia 2018, pantas mendapat pujian atas bagaimana dia mengangkat Argentina setelah kekalahan mengejutkan mereka dari Saudi.
DUKUNGAN PENGGEMAR DI QATAR
Doha telah berubah menjadi Buenos Aires mini, dengan ribuan pendukung Argentina melakukan perjalanan meski harus menempuh penerbangan selama 20 jam.
La Albiceleste pasti merasa seperti bermain di rumah mengingat atmosfer di dalam stadion, dengan gemuruh ketika mereka mencetak gol tidak seperti yang lainnya.
Baca Juga: Kelas Bu Ayu…! Ayu Dewi Banjir Pujian Usai Jadi Host Pernikahan Kaesang Pangarep Erina Gudono
Selain itu, banyak orang netral Qatar juga mendukung Argentina karena kecintaan mereka pada Messi.
Artikel Terkait
Pemain Portugal Kecewa, Wasit Portugal Vs Maroko dari Argentina. 'Serahkan langsung pialanya ke Argentina'
Kroasia Dua Kali Singkirkan Lawan Melalui Adu Penalti. Ternyata Ini Rahasianya!
Empat Laga Terakhir Piala Dunia 2022 Menggunakan Bola Baru Al Hilm. Akankah Lahir Juara Dunia Baru di Qatar ?
Jelang Prancis Vs Maroko: Karim Benzema Semangati Koleganya. 'Ayo semua. Hampir sampai tujuan'
Terinspirasi Perjuangan di Rusia 2018, Olivier Giroud Optimis Prancis Ulangi Sukses di Piala Dunia 2022
Semifinal Piala Dunia 2022, Modric: 'Messi Memang Bintang, Tapi Kami Tidak Bermain untuk Satu Pemain'
Semifinal Kroasia Vs Argentina, Lionel Messi dkk Harus Paksakan Pertandingan Tanpa Adu Penalti
Kapten Timnas Prancis Hugo Lloris berpeluang mengangkat tropi juara dunia dua kali beruntun. Begini faktanya
Kroasia Vs Argentina, Zlatko Dalic: Beban ada di mereka, tapi saya optimis Kroasia bisa mengatasinya
Jelang Semifinal Piala Dunia 2022: Timnas Kroasia: Siapa Butuh Gol, Jika Anda Bisa Menang Adu penalti?