TITIKTEMU.CO, QATAR - Argentina dan Belanda sedang diselidiki oleh FIFA setelah perempat final Piala Dunia hari Jumat disebut laga terpanas sepanjang Piala Dunia 2022.
Juara Amerika Selatan Argentina menang 4-3 melalui adu penalti di Stadion Lusail, setelah sebelumnya menyia-nyiakan keunggulan dua gol untuk bermain imbang 2-2 saat pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu
Baca Juga: Kalahkan Portugal, Maroko Catatkan Sejarah Sebagai Tim Afrika Pertama ke Semifinal Piala Dunia
Wasit Antonio Mateu Lahoz mengeluarkan 15 kartu untuk pemain yang berperan dalam permainan – terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, lebih banyak dari kartu saat Kamerun versus Jerman pada 2002 (14).
Bek Belanda Denzel Dumfries juga mendapat kartu merah usai pertandingan.
Ada titik nyala besar di menit ke-89 ketika Leandro Paredes melakukan pelanggaran terhadap Nathan Ake dan kemudian menendang bola ke bench atau ruang istirahat Belanda.
Baca Juga: Ini Jenis Olahraga Yang Baik Untuk Kesehatan Mental, Tak Hanya Jasmani
Pemain kedua tim dan staf pelatih adu mulut, meskipun ketegangan kembali mengancam dan makin memanas di perpanjangan waktu dan termasuk dalam adu penalti.
FIFA mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa proses penyelidikan telah dilakukan terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina dan Asosiasi Sepak Bola Belanda.
Tuduhan tersebut terkait dengan kemungkinan pelanggaran pasal 12 Kode Disiplin FIFA – kesalahan pemain dan ofisial.
Baca Juga: Goncalo Ramos Andalan Utama Portugal untuk Singkirkan Maroko, Harganya Naik Menjadi Hampir 2 Triliun
Pasukan Lionel Scaloni juga sedang diselidiki atas potensi pelanggaran pasal 16 tambahan, yang berkaitan dengan ketertiban dan keamanan di pertandingan.
Argentina telah memenangkan adu penalti paling banyak dari tim mana pun dalam sejarah Piala Dunia (lima dari enam), sementara hanya Spanyol yang kalah lebih banyak dari Belanda (satu kemenangan dari empat).
Berbicara setelah pertandingan, superstar Argentina Lionel Messi mengkritik ofisial Spanyol Lahoz atas penanganannya terhadap kontes tersebut.
Artikel Terkait
10 Pemain Moncer di Babak Penyisihan Grup Piala Dunia Qatar 2022.
Ribuan Relawan Dibutuhkan Untuk FIFA U-20 World Cup Indonesia 2023, Ini Caranya Ikut
Lima Gol Fenomenal Cristiano Ronaldo untuk Portugal
Brazil Tim Pertama Berikan Menit Bermain Kepada Seluruh 26 Pemainnya di Piala Dunia 2022
5 Pesepakbola Muda yang Tampil Menggila dan Moncer di Piala Dunia Qatar 2022
Kiper Kroasia Dominic Livakovic kembali Jadi Pahlawan, Brazil Gagal ke Semifinal Piala Dunia 2022
Kalahkan Portugal, Maroko Catatkan Sejarah Sebagai Tim Afrika Pertama ke Semifinal Piala Dunia