2. RODRIGO DE PAUL
Pemain kunci selanjutnya ada di lapangan tengah Rodrigo de Paul. Ia memulai karir sebagai playmaker di Racing Club, De Paul lalu pindah ke Valencia. Ia sempat kembali untuk menjalani masa pinjaman. Ia berlabuh di Udinese dan menemukan bentuk permainan terbaiknya.
Tampil bersama Messi di Copa America ia membuktikan diri bisa menjadi rekan ideal dalam membangun serangan. De Paul berlari tak kenal lelah yang diimbangi dengan kreativitasnya di lini tengah.
Baca Juga: Lima Negara dengan Lini Serang Tertajam di Piala Dunia Qatar 2022
Kontribusi yang jitu untuk pencapaian terbesar Argentina dalam beberapa tahun terakhir terjadi ketika ia memberikan umpan matang untuk Angel Di Maria di final Copa America melawan Brazil.
3. EMILIANO MARTINEZ
Kiper pilihan utama Argentina itu harus menunggu beberapa saat sebelum mendapatkan panggungnya di sepak bola dunia. Setelah bergabung dengan Arsenal pada 2010 ia dipinjamkan sebanyak 6 kali.
Cederanya kiper utama Arsenal, pada Juni tahun 2020 memberi Emiliano kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya, ketika Leno mendapatkan kembali kebugaran penuh, Aston Villa membayar 20 juta Poundsterling untuk jasa Emiliano.
Baca Juga: OGAH DAMAI: Dewi Perssik tetap lanjutkan kasus wanita fans fanatik Leslar yang menghinanya
Penampilan cemerlang Emiliano membuatnya dilirik oleh Timnas Argentina yang juga sedang mencari kiper utama. Dalam ajang Copa Amerika 2021 Ia melakukan sejumlah keajaiban yang membantu Argentina meraih trophy Copa America,
Ia membutuhkan waktu kurang dari 2 tahun untuk meyakinkan Scaloni dan staf pelatihnya tentang kualitasnya. Para penggemar pun menyambutnya penampilannya segera membuat mereka membandingkannya dengan penjaga terbaik Argentina seperti Obaldo Martil. Sekarang Emiliano Martinez menjadi tumpuan Argentina untuk menjaga gawang dari kebobolan.
4. LAUTARO MARTINEZ
Lautaro Martinez akan jadi duet Messi di lini depan. Namanya naik daun saat membawa Inter Milan juara Seri A 2022. Selain atribut menyerangnya, Eltoro julukan untuk Martinez. memiliki peran penting dalam sistem Scaloni.
Ketika lini bertahan harus berjuang keras mempertahankan gawang dari kebobolan, ia menjadi alternatif untuk membobol gawang lawan.
Artikel Terkait
Astaga, Toni Kroos justru jagokan Brazil jadi juara Piala Dunia 2022. Ini alasannya
PIALA DUNIA 2022: Delapan Stadion Megah Siap Layani Penonton dari Seluruh Dunia
Jadwal Piala Dunia 2022 Qatar Pekan Pertama. Belum Terjadi Big Match, Inggris Bertemu Iran
Luka Modric, Mateo Kovacic dan Ivan Perisic Masuk Tim Piala Dunia Qatar 2022, Ante Rebic Belum Masuk Daftar
PIALA DUNIA QATAR 2022: Stadion 974, Dibangun Menggunakan Kontainer dan Bisa Dibongkar Pasang
Tujuh Destinasi Wisata Yang Wajib Anda Kunjungi Sambil Menonton PIALA DUNIA QATAR 2022
Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia: Jerman Sumbang Tiga Pemain di 10 Besar
Jungkook meningkatkan ekspektasi penggemar soal aktivitas BTS pada Piala Dunia Qatar 2022
Ini Nama dan Makna Maskot serta Bola Resmi Piala Dunia Qatar 2022