TITIKTEMU.CO - Gol dari Clement Lenglet dan Pierre-Emile Hojbjerg membuat Tottenham bangkit dari ketinggalan untuk maju ke babak sistem gugur Liga Champions dengan kemenangan 2-1 di Marseille pada Selasa.
Spurs sebenarnya hanya butuh satu poin saat bertandang ke Marseille lolos, tetapi gol Chancel Mbemba membuat mereka tertinggal satu gol di babak pertama.
Namun, Lenglet menanduk bola dari bola mati Ivan Perisic tak lama setelah turun minum, sebelum Hojbjerg mencetak gol di injury time untuk memastikan tempat Spurs di babak berikutnya.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Banyuwangi, Salah Satunya Ada Yang Dapat Predikat Asean Clean Tourism City
Kemenangan itu berarti Spurs finis sebagai juara Grup D dan mencatatkan mencapai babak sistem gugur kompetisi untuk pertama kalinya sejak 2019-20.
Tuan rumah memulai dengan baik di depan para penggemar mereka yang riuh, Alexis Sanchez hampir memberi mereka keunggulan awal dengan sebuah sundulan yang melewati tiang gawang, sebelum Hugo Lloris meninju tendangan keras dari mantan penyerang Arsenal itu.
Spurs mendapat pukulan lain ketika Son Heung-min dipaksa keluar karena cedera kepala, dan berharap tidak menghilangkan peluangnya tampil di Piala Dunia Qatar 2022.
Baca Juga: No Lewansdowski No Cry, Bayern Munich Catat Rekor Sempurna di Liga Champions
Lloris kembali membuat aksi menepis tendangan setengah voli Jordan Veretout.
Mbemba memberi Marseille keunggulan di babak pertama injury time dengan sundulan ke sudut kiri bawah, yang gagal dihentikan Lloris.
Spurs menyamakan kedudukan pada menit ke-54 ketika Lenglet menanduk tendangan bebas Perisic dan kemudian Hojbjerg menggetarkan mistar gawang menjelang laga berakhir yang membuat timnya lolos sebagai juara grup.
Baca Juga: INFO LOKER : Kompas Gramedia Butuh Digital Marketing Manager Nih….
Spurs bangkit dari babak pertama yang sulit
Marseille terlihat akan meraup nilai penuh saat mereka memimpin mereka saat istirahat. Dukungan penonton tuan rumah, membuat mereka tampil dominan. Marseille memiliki tujuh tembakan berbanding dua dari Spurs di babak pertama, saat tim Inggris itu hanya menguasai 30,5 persen penguasaan bola di 45 menit pertama.
Artikel Terkait
Wales Perpanjang Kontrak Pelatih Timnas Rob Page Jelang Piala Dunia 2022 Qatar
Astaga, Toni Kroos justru jagokan Brazil jadi juara Piala Dunia 2022. Ini alasannya
PIALA DUNIA 2022: Delapan Stadion Megah Siap Layani Penonton dari Seluruh Dunia
Jadwal Piala Dunia 2022 Qatar Pekan Pertama. Belum Terjadi Big Match, Inggris Bertemu Iran
Ukraina Desak FIFA Coret Iran Sebagai Peserta PIALA DUNIA QATAR 2022. Ini Alasannya!
Luka Modric, Mateo Kovacic dan Ivan Perisic Masuk Tim Piala Dunia Qatar 2022, Ante Rebic Belum Masuk Daftar
Porto 2-1 Atletico: Pasukan Diego Simeone di Posisi Buncit dan Tersingkir dari Kompetisi Eropa
No Lewansdowski No Cry, Bayern Munich Catat Rekor Sempurna di Liga Champions