TITIKTEMU.CO, INGGRIS - Erling Haaland dengan cepat menjadi kesayangan Liga Premier, dengan awal yang memecahkan rekor musim ini dengan cepat mengangkatnya ke status sebagai pemain yang paling ditakuti di divisi tersebut.
Pada saat yang sama, Mohamed Salah sebagian besar mengalami awal yang buruk untuk kampanye. Tapi setelah membuat tiga gol Liga Champions melawan Rangers pada pertengahan pekan, penyerang Mesir itu membuat perbedaan saat Liverpool mengalahkan juara bertahan Manchester City 1-0 di Anfield pada hari Minggu.
Gol kemenangan Salah hanyalah puncak gunung es. Penampilannya menunjukkan dia benar-benar kembali, dan semangat juang Liverpool membuktikan bahwa mereka masih – terlepas dari apa yang ditunjukkan klasemen – salah satu dari dua tim terbaik Inggris.
Baca Juga: Antusiasme WNI mengikuti kegiatan sosialisasi pasporisasi di Madinah. Simak ini harapan Konjen RI!
Sebelumnya Jurgen Klopp mengatakan bahwa laga melawan City merupakan pertandingan penting kendati bukan dan belum penentuan gelar. Tetapi tampilan awal Liverpool yang mengesankan, laga ini merupakan ajang pembuktian bahwa mereka tetap tim elite di Liga Inggris.
Dengan Liverpool masuk ke pertandingan ke-12 dalam tabel, itu adalah harga diri mereka yang dipertaruhkan. Banyak yang telah berubah sejak The Reds menang atas City di Community Shield seminggu sebelum awal musim; dan tentu saja penampilan Haaland, yang begitu cemerlang.
Klopp menyoroti pentingnya dukungan suporter di Anfield yang menyesaki stadion dan selalu memberikan dukungan kepada tim. Pertandingan juga berjalan sengit, sementara di pinggir lapangan dua manajer kerap meneriakkan terhadap keputusan yang mereka anggap buruk. Bahkan ketika kartu merah diberikan kepada Klopp, menjadi sesuatu yang tidak terlalu mengejutkan.
Baca Juga: Basket Media Clash: Papa Gading terlihat bersama Mami Gisel, namun Wijin terlihat cemberut..
Tentu saja, untuk City semua mata tertuju pada Haaland. Cukup adil untuk mengatakan bahwa dia lebih dari membuktikan maksudnya sejak pertandingan melawan Liverpool di Community Shield.
Para fans City sangat antusias mendukung Haaland, bahkan mungkin terlalu berlebihan yang justru membuat beban pagi mantan pemain Borussia Dortmund itu.
Di sisi lain, Salah tampak bersemangat untuk mengingatkan orang-orang bahwa dia adalah penyerang top Liga Premier. Pemain Mesir itu tampil memukau di babak pertama. Pergerakan, kekuatan, dan dribblingnya membuat pertahanan tim tamu bermasalah – masalahnya adalah peluang tidak selalu mengalir.
Penampilan kiper Liverpool Alisson juga layak mendapat pujian. Ia berkali-kali menggagalkan peluang para pemain City, termasuk oleh City. Gawangnya sempat bobol oleh Phil Foden, yang kemudian ternyata gol Foden itu dianulir karena pelanggaran yang dilakukan Haaland sebelum bola masuk gawang.
Baca Juga: Cerita Bersambung: KADO BIRU UNTUK SUAMI Part 2
Gol Liverpool bahkan murni berkat peran Alisson dan Salah. Tendangan panjang Alisson langsung mengarah ke Salah, yang dengan brilian melepaskan diri dari Joao Cancelo sebelum berlari menuju gawang. Ederson tidak bisa mengulangi kepahlawanannya sebelumnya – Salah dengan tenang mengonversinya menjadi gol.
Artikel Terkait
AC Milan 0-2 Chelsea: The Blues Memimpin Klasemen Penyisihan Grup LIGA CHAMPIONS
Shin Tae Yong Akan Mengundurkan Diri Imbas Tragedi Kanjuruhan! Ketua PSSI Ada Kaitannya!
Mohamed Salah Mencetak Hattrick Tercepat, Namun Firmino Pemain Terbaik Saat Liverpool Menghancurkan Rangers
CANGGIH ‼️ Daftar 5 Stadion Sepak Bola Tercanggih di Dunia..
SADIS!Empat bos Ligue 1 Prancis Dipecat lima hari terakhir. Salah satu pengganti pemain game Football Manager
Tottenham Hotspur 2-0 Everton: Spurs Tetap Bersaing di Papan Atas LIGA INGGRIS
LIGA INGGRIS Matchday 11: Duel Raksasa Liverpool dan Man City, saat Arsenal Berusaha Tetap di Posisi Puncak
Matchday 11: Arsenal Tetap Pimpin Klasemen LIGA INGGRIS, Chelsea Merangsek ke Posisi 4 Besar
LALIGA SPANYOL: Real Madrid 3-1 Barcelona, Benzema, Valverde, dan Rodrygo Segel Kemenangan El Clasico Madrid