WIMBLEDON 2022: Nick Kyrgios dan Novak Djokovic Siap Pesta Bersama Siapapun yang Juaranya

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Minggu, 10 Juli 2022 | 09:10 WIB
Petenis putra Nick Kyrgios dan Novak Djokovic saling berhadapan di final Wimbledon 2022, Minggu  (10/7) malam WIB (Instagram @wimbledon)
Petenis putra Nick Kyrgios dan Novak Djokovic saling berhadapan di final Wimbledon 2022, Minggu (10/7) malam WIB (Instagram @wimbledon)

Kyrgios tidak puas dengan tingkat perayaan itu, sebaliknya mengusulkan: "Ayo pergi ke klub malam dan menjadi gila."

Baca Juga: Tersangka Kasus Pencabulan Santri di Jombang Terancam Tiga Dakwaan Berlapis. Ini Ancaman Hukumannya

Djokovic dan Kyrgios telah bertemu dua kali sebelumnya, dan semuanya dimenangkan Kyrgios tanpa kehilangan satu set pun. Kemenangan itu terjadi pada tahun 2017, di Acapulco dan Indian Wells.

Sekarang, pemain berusia 35 tahun dari Beograd itu menargetkan gelar yang akan membawanya ke 21 gelar grand slam, selisih satu di belakang pemegang rekor saat ini Rafael Nadal.

Ini akan menjadi final grand slam ke-32 bagi Djokovic, rekor putra, dan dia mengejar gelar Wimbledon keempat berturut-turut, dan ketujuh secara keseluruhan. Satu-satunya kekalahannya di final Wimbledon terjadi pada 2013 ketika Andy Murray mengalahkannya dengan dua set langsung.

Baca Juga: WIMBLEDON 2022: Elena Rybakina Juara Wimbledon Termuda, Bagai Mimpi Jadi Nyata

Sebaliknya, Kyrgios akan bertanding di final tunggal grand slam pertamanya. Dia memenangkan ganda dengan Thanasi Kokkinakis di Australia Terbuka pada bulan Januari.

Kyrgios tampil di final lebih segar setelah semifinal melawan Nadal dibatalkan karena mundurnya petenis Spanyol itu akibat cedera.

Juara putra Australia terakhir di Wimbledon adalah Lleyton Hewitt pada 2002, tetapi Ash Barty tampil di tunggal putri tahun lalu, sebelum pensiun pada Maret.

Baca Juga: Mau Bernostalgia? Tonton Konser Semua Jadi Satu Fariz RM, Deddy Dhukun dan Mus Mujiono, Cek Harga Tiket

Kyrgios, yang berada di urutan ke-40 dalam peringkat ATP, adalah finalis tunggal putra Wimbledon dengan peringkat terendah sejak 2003 ketika rekannya sesama Australia Mark Philippoussis berada di partai puncak saat berada di urutan ke-48 dalam daftar ATP.

Dia adalah pemain non unggulan pertama yang mencapai final slam sejak Jo-Wilfried Tsonga di Australia Terbuka 2008.

Djokovic mengalahkan Tsonga hari itu untuk mendapatkan gelar grand slam pertamanya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Livescore

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X