Dengan tidak memiliki titik fokus yang jelas, sulit bagi lawan untuk mengetahui siapa yang seharusnya berada di ujung serangan, dan mengingat tidak satu pun dari mereka yang disebutkan telah mencetak lebih dari 11 gol non-penalti di liga. Artinya kemampuan mencetak gol mereka merata, dan justru tidak terbaca oleh tim lawan.
Persepsi mungkin bahwa tim Guardiola menjadi kurang langsung tanpa striker, sepertinya terbantah musim lalu ketika Aguero bermain hanya 12 pertandingan liga, faktanya mereka menjadi juara Liga Premier Inggris meski tidak ada Aguero.
Justru ketika bermain secara reguler dengan seorang striker pada musim 2019-20, mereka tidak memenangkan liga dan hanya mengumpulkan 81 poin.
Sejak Guardiola tiba di Etihad hingga akhir musim itu, timnya rata-rata melepaskan tembakan setiap 38,10 operan, dan satu gol setiap 271,16, jadi mereka mungkin menjadi lebih tajam musim ini dibandingkan dengan Aguero di tim.
Rekor mereka dengan dan tanpa Aguero menjadi amatan yang menarik. Di Liga Premier, pemain Argentina itu membuat 125 penampilan di bawah asuhan Guardiola, sementara City memainkan 65 pertandingan tanpa dia.
Baca Juga: Dokter Syahril Jubir Baru Kemenkes, Dokter Siti Nadia Tarmizi Pindah Kemana?
Pada saat itu, mereka sebenarnya memiliki persentase kemenangan 72,0 dengan dia dan 76,9 tanpa, dan bahkan memiliki rata-rata gol yang sedikit lebih baik (2,4 gol per pertandingan dengan, 2,5 tanpa).
Hampir sama menariknya melihat rekor Dortmund dengan dan tanpa Haaland. Sejak bergabung dengan klub Jerman pada Januari 2020, ia telah memainkan 67 pertandingan, dengan Dortmund memenangkan 65,7 persen dan rata-rata mencetak 2,4 gol. Tanpa Haaland, mereka hanya menang 61,1 persen, meski rata-rata hanya mencetak 2,2 gol.
Oleh karena itu dipertanyakan apakah penambahan Haaland benar-benar akan menghasilkan banyak manfaat, jika ada lebih banyak kemenangan daripada yang mereka nikmati saat ini.
Baca Juga: Nama Tiga Calon Rektor UNNES yang Lolos Tahap Visi-Misi Dikirim ke Kemendikbudristek
Pertanyaan utamanya justru apakah Haaland cocok dengan cara City bermain dan dapatkah dia menambah jumlah gol mereka yang sudah mengesankan?
Bagaimana mungkin salah satu striker paling mematikan di Eropa tidak menjadi rekrutan yang bagus? Haaland hampir pasti akan menjadi favorit penggemar dan mencetak banyak gol Manchester City.
Di liga, sepertinya dia akan sedikit banyak menggantikan gol orang lain daripada menambah apa yang sudah mereka hasilkan. Akan mengejutkan melihat pemain seperti Sterling, Mahrez, Foden dan bahkan De Bruyne mencetak gol sebanyak yang mereka miliki musim ini ketika Haaland sudah bergabung.
Artikel Terkait
Watford Terdegradasi dari Liga Premier, Pelatih Roy Hodgson Menyatakan Pensiun
Mohammed Salah dan Son Heung Min Kandidat Kuat Peraih Sepatu Emas Liga Premier
Liverpool Juara Piala FA, dan Mengincar Dua Tropi lainnya untuk Dapatkan Empat Gelar Semusim
Eintracht Frankfurt Juara Liga Europa Setelah 42 Tahun
Pelatih PSIS Semarang Belum Diumumkan, Ini Penjelasan Yoyok Sukawi
Manchester City Juara Liga Premier Inggris setelah Kemenangan Dramatis Melawan Aston Villa
Tottenham Hotspur Lolos ke Liga Champions, Son Heung Min Meraih Sepatu Emas Liga Premier Inggris