Karantina Atlet yang Berlaga di Kejuaraan Internasional Jadi Perhatian Menpora dan Pejabat Terkait

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Rabu, 19 Januari 2022 | 23:37 WIB
Menpora Zainudin Amali memimpin rapat koordinasi bersama Kemenkes), BNPB), KONI Pusat, KOI, dan pimpinan cabang olahraga serta stakeholder terkaitnya lainnya di Wisma Menpora, Kemenpora, Jakarta, Rabu (19/1). (pic. kemenpora)
Menpora Zainudin Amali memimpin rapat koordinasi bersama Kemenkes), BNPB), KONI Pusat, KOI, dan pimpinan cabang olahraga serta stakeholder terkaitnya lainnya di Wisma Menpora, Kemenpora, Jakarta, Rabu (19/1). (pic. kemenpora)

TITIKTEMU.CO JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali memimpin rapat koordinasi bersama  Kemenkes, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), pimpinan cabang olahraga serta stakeholder terkaitnya lainnya.

Rakor berlangsung di Wisma Menpora, Kemenpora, Jakarta, Rabu (19/1). Pertemuan tersebut membahas kebijakan karantina terhadap atlet yang berlaga diajang kejuaraan internasional. Salah satu usul yang disampaikan yakni kebijakan terkait diskresi karantina terhadap pelaku olahraga.

Baca Juga: Liga Inggris: Brighton 1-1 Chelsea, Rekor Tanpa Kemenangan Tim Tuchel Berlanjut, Peluang Gelar Nyaris Pupus

Baca Juga: Formasi CPNS Tak Tersedia, Tahun 2022 Pemerintah Fokus Merekrut PPPK

“Kita baru saja rapat koordinasi, baru saja mendapatkan informasi dari cabor yang melaksanakan kegiatan olahraga di luar negeri, dan sekembalinya harus karantina dengan durasi yang cukup lama,” kata Menpora Amali usai rapat seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Kemenpora RI.

Menpora Amali menerangkan, pertemuan tersebut juga membahas mengenai kejuaraan internasional yang akan berlangsung di Tanah Air. Usulan yang dibahas dalam rapat tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan sejumlah pihak terkait lainnya.

Baca Juga: Sekali Lagi, Wajib Tahu! Ini Ciri-ciri Kamu Terpapar Covid-19 Varian Omicron

“Ada pengalaman kita ketika melakukan kegiatan bulutangkis di Bali akhir tahun lalu. Saya kira itu sukses. Sehingga keinginan-keinginan dari peserta (kejuaraan) yang datang ke Indonesia nanti juga bisa dilakukan seperti itu,” ujar Menpora Amali.

Sementara itu, Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari bilang, diskresi karantina dipandang perlu karena keterbatasan akses latihan selama karantina panjang akan memengaruhi stamina dan performa atlet.

“Permohonan diskresi itu nanti harapannya bisa diberikan jawaban dari hasil pertemuan ini. Kami melihat penting untuk adanya perlakuan yang bisa diberikan kepada atlet yang berjuang demi negara,” terang Okto.

Baca Juga: Dolan ke Purworejo? Sempatkan Berkunjung ke 7 Obyek Wisata ini

“Kebijakan ini dirasa perlu. Sehingga bisa memaksimalkan performa mereka (atlet) untuk prestasi olahraga yang lebih baik lagi. Ada banyak agenda olahraga kedepannya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketum KONI Pusat Marciano Norman menambahkan, usulan yang disampaikan tadi bisa ada jalan keluar dan solusinya. Tentu kebijakan tersebut sangat ditunggu.

“Sehingga seperti atlet pelatnas kalau mereka harus tryout luar negeri dan kembali ke Indonesia kemudian karantina dalam sekian hari tidak keluar dari ruangan itu akan berdampak kepada kebugaran atlet. Semoga event-event internasional yang nantinya akan kita ikuti dapat berjalan dengan baik,” pungkas Marciano. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Kemenpora

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X