olahraga

Owalah, Jakarta International Stadium ternyata belum layak gelar FIFA Matchday Timnas Indonesia

Sabtu, 10 September 2022 | 12:33 WIB
Jakarta International Stadium dinilai belum layak gelar FIFA Matchday Timnas Indonesia (pic/pmjnews.com)

TITIKTEMU.CO - Jakarta International Stadium (JIS) dinilai belum memenuhi standar untuk menggelar FIFA Matchday Timnas Indonesia melawan Curacao, pada 27 September mendatang.

Rencananya pertandingan pertama akan tetap dihelat di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tiga hari sebelumnya.

Usai melakukan uji kelayakan, JIS dianggap belum layak untuk melangsungkan FIFA Matchday. Menurut hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, Stadion JIS belum memenuhi kelayakan 100 persen infrastruktur.

Baca Juga: TRENDING DI TWITTER. Tersandung kasus amplop kiai, Suharso Monoarfa dicopot sebagai Ketum PPP

JIS selama ini dinilai sebagai bukti kebehasilan Anies Baswedan dalam memimpin DKI Jakarta. Kegiatan ibadah umat muslim dan pentas musik juga telah digelar di stadion yang terlihat megah tersebut.

Namun, setelah PSSI melakukan uji kelayakan, JIS dianggap belum layak untuk menggelar FIFA matchday.

Berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, Stadion JIS belum memenuhi kelayakan100% infrastruktur (area drop off tim dan sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara).

Baca Juga: 13 Prajurit Kostrad jadi tersangka pengeroyokan warga di Salatiga

Bahkan concourse timur belum dapat digunakan, perimeter tribune perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh. Dan sarana prasarana pendukung (kantong parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar).

"Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25% - 50% - 75% - 100% dari perhitungan maximum safety capacity," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi, seperti dilansir pssi.org.

Yunus menambahkan untuk ukuran JIS yang begitu megah (dengan daya tampung 80 ribu kursi) hanya bisa menampung parkir sekitar 800 unit kendaraan roda empat itu sangat riskan. Padahal, jika timnas main, animo masyarakatuntuk ber duyun-duyun ke stadion sangat tinggi.

Baca Juga: Cerita Bersambung: 'Tresnane Sang Primadona' Eps.13

Selain itu masuk stadion hanya satu pintu sehingga dikhawatirkan jika bersamaan keluar akan memakan waktu yang lama.

"Di samping itu terkait dengan plafon yang rendah karena bus tidak bisa masuk, bisa jadi bus tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur. Nah kalau kita paksakan pasti akan menjadi catalan FIFA," imbuh Yunus.

Halaman:

Tags

Terkini