Brugge tidak pernah berhasil melampaui babak grup Liga Champions dan sepertinya hal yang sama akan terjadi tahun ini.
Pasukan Carl Hoefkens berharap tidak selalu selalu kalah dalam laga penyisihan, sehingga setidaknya portofolio mereka tidak jelek di Liga Champions.
Tim Belgia menahan imbang Paris Saint-Germain yang bertabur bintang 1-1 musim lalu dan berhasil imbang 2-2 dengan Real Madrid pada 2019-20.
Baca Juga: HATI-HATI! Ini 6 Fakta Pelaku Percobaan Penculikan Anak SMP Di Jakarta Timur
Peluang mereka untuk maju mungkin tipis tetapi mereka akan berusaha untuk membuat lawan mereka frustrasi sebanyak mungkin.
Pertandingan kunci
Bentrokan antara Porto dan Atleti di Grup B bisa menentukan siapa yang finis di puncak.
Tentu saja, Leverkusen dan Brugge berharap mencuri peluang, tetapi tim dari Portugal dan Spanyol terlihat jauh lebih kuat. Pertemuan dengan kedua tim ini diyakini akan menjadi laga yang tidak gampang.
Jika Leverkusen ingin maju ke babak berikutnya, performa kandang mereka harus kuat.
Dengan meniru kekuatan menyerang yang mereka tunjukkan sepanjang musim lalu dan mengalahkan Porto di BayArena, mereka bisa membuat peluang lolos dari Grup B terbuka lebar.
Pemain harapan: Joao Felix
Dikaitkan dengan Manchester City dan Manchester United dalam beberapa pekan terakhir, tidak diragukan lagi bahwa Joao Felix adalah salah satu talenta paling cemerlang di Eropa.
Baca Juga: Kominfo Diretas, 1,3 Miliar Data SIM Bocor
Masih berusia 22 tahun, diyakini pemain internasional Portugal itu akan membuat performa cemerlang di Liga Champions.
Jika Felix dalam kondisi terbaiknya, Atleti seharusnya tidak memiliki masalah mencetak gol yang mereka butuhkan untuk mencapai babak sistem gugur.
Pemain masa depan: Florian Wirtz
Pemain internasional Jerman yang baru berusia 19 tahun, Florian Wirtz terlihat seperti bakat khusus.