TITIKTEMU.CO - Liga Premier Inggris dimulai Jumat (5/8) saat Arsenal menghadapi Crystal Palace. Meski baru memasuki laga pertama, sudah ada tekanan pada beberapa manajer.
Penyebabnya beragam, entah itu karena musim yang mengecewakan, hasil akhir yang buruk, atau ekspektasi yang tinggi. Intinya tidak semua 20 pelatih klub utama Liga Inggris aman dalam pekerjaan mereka.
Setidaknya ada lima pelatih yang pantas berdebar, dan bisa mendapat masalah jika mereka melakukan start yang lambat.
Baca Juga: Buntut Proses Penyidikan Kasus Tewasnya Brigadir J, 10 Polisi Dimutasi
Frank Lampard (Everton)
Ada sedikit ruang untuk optimisme saat Frank Lampard mempersiapkan musim penuh pertamanya di Everton.
Namun pandangan agak bergeser setelah Everton baru memastikan keamanan di Liga Premier dalam pertandingan kedua terakhir dengan mengalahkan Crystal Palace.
James Tarkowski, Ruben Vinagre dan Dwight McNeil telah masuk, tetapi kepergian Richarlison membayangi mereka semua.
Baca Juga: Hambat Kasus Brigadir J, Tiga Jenderal Bintang Satu Diperiksa Irsus
Dominic Calvert-Lewin tidak dimainkan dalam hari pembukaan dengan Chelsea. Membuat Everton asuhan Lampard tanpa striker.
Itu merupakan kendala pertama bagi bos berusia 44 tahun itu. Ia bersyukur memiliki empat pertandingan yang bisa dimenangkan sebelum September yang tampak sulit karena menghadapi klub yang tak terlalu kuat.
Ralph Hasenhuttl (Southampton)
Ralph Hasenhuttl tahu awal yang lambat setelah akhir musim lalu yang suram bisa berakibat fatal. Ralph Hasenhuttl tidak pernah merasa aman di posisinya sebagai bos Southampton, meskipun tahun ini hampir empat tahun dia menangani Soton. bertanggung jawab.
Baca Juga: Kominfo Blokir Ratusan Konten Perjudian Online Setiap Hari
Soton di bawah Hasenhuttl pernah kebobolan sembilan gol dalam satu pertandingan sebanyak dua kali. Mereka juga mengakhiri musim dengan sembilan kekalahan dari 12 pertandingan liga.
Musim ini jadwal juga tak berpihak, Southampton harus menghadapi lawan kuat di awal musim, yakni Tottenham, Leicester, Manchester United dan Chelsea. Ini bisa berbahaya bagi posisi pelatih jika tak mampu melewati laga-laga awal musim dengan baik.