4. Para Tenis Meja (TT) Para tenis meja. Cabor ini memainkan 11 nomor. Kelas 1-5 untuk yang memakai kursi roda. Sedangkan nomor 6-11 menggunakan sistem berdiri.
5. Para Catur (CH) Permainan para catur tidak berbeda dengan peraturan pada umumnya. Pemenang ditentukan jika terjadi skakmat atau lawan menyerah.
6. Para Powerlifting (PO) Para Powerlifting untuk penyandang disabilitas kaki atau pinggul. Atlet yang mendapatkan total angkatan paling tinggi akan keluar sebagai pemenang.
Baca Juga: Mulai Tahun Ini Kiswah Penutup Kabah Akan Diganti Setiap 1 Muharram
7. Boccia (BO) Boccia dimainkan oleh penyandang disabilitas cerebral palsy. Tiga nomor yang dipertandingkan ialah tunggal, pasangan, dan beregu.
8. Blind Judo (Judo) Peserta Blind Judo adalah atlet tunanetra. Atlet menggunakan indera peraba untuk menentukan gerakan lawan.
9. Goalball (GB) Goalball dimainkan atlet tuna netra yang terdiri dari 3 orang. Bola yang berisi lonceng dilempar ke gawang lawan dengan tangan dan dilarang untuk menendang.
Baca Juga: Kabar Duka untuk Bonge dkk: Citayam Fashion Week Ditutup. Ini Penyebabnya
10. Wheelchair Tennis (WT) Wheelchair tenis adalah cabor tenis yang menggunakan kursi roda. Kategori terbuka diperuntukkan bagi atlet yang memiliki masalah kaki secara permanen. Sedangkan quad untuk atlet yang memiliki masalah dengan lengan.
11. Para Panahan Kategori para panahan terdiri dari W1, compound terbuka, dan recurve terbuka. Atlet akan memanahkan 72 anak panah. Mereka memiliki waktu selama 4 menit per babak untuk mencetak skor tertinggi sebelum melaju ke fase berikutnya.
12. CP Football (FT) CP (Cerebral Palsy) Football adalah permainan sepak bola yang terdiri dari 7 pemain dengan ukuran gawang dan lapangan yang lebih kecil. CP Football dimainkan sebanyak 2 babak dengan masing-masing selama 30 menit ditambah masa istirahat 15 menit.
13. Wheelchair Basket atau basket kursi roda, terdiri dari 5 pemain untuk tiap tim. Pemain yang bisa memasukkan bola ke ring akan diganjar poin sebanyak 1 hingga 4,5.
14. Voli Duduk (SV) Voli duduk menggunakan format best-of-five. Tim yang mencapai 25 poin akan keluar sebagai pemenang pada tiap set. Penyesuaian dilakukan dengan tinggi net yang lebih rendah dan lapangan yang lebih kecil.