olahraga

Indonesia Perlu Benahi Sirkuit Mandalika, Jelang Jadi Tuan Rumah Seri Kedua MotoGP Maret Tahun 2022

Senin, 6 Desember 2021 | 19:33 WIB
Wolrd Superbike di Sirkuit Mandalika (Instagram @sirkuitmandalikalombok_)

Begitu pula dengan pergerakan pesawat di mana pada rentang 17--23 November 2021 telah terjadi 53 pergerakan pesawat dalam sehari atau naik 43 persen dari waktu sebelumnya.

Baca Juga: Dampak Gunung Semeru Erupsi: Korban Meninggal Jadi 15 Orang, 27 Warga Hilang, dan  2.970 Rumah Roboh

Angka-angka di atas diprediksi akan lebih tinggi lagi mengingat animo penggemar MotoGP jauh lebih banyak. Apalagi MotoGP di Indonesia diadakan di awal musim.

Selain itu, ajang MotoGP juga diharapkan dapat memberi tambahan bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lombok Tengah. Saat WSBK, ada tambahan PAD yang berasal dari pajak hiburan sebesar 15 persen, pajak parkir (30 persen), dan pajak hotel-restoran (15 persen).

Lomba MotoGP diharapkan juga akan membuka lapangan pekerjaan lebih banyak bagi wargadi Bumi Gora dan masyarakat sekitar Mandalika.

Baca Juga: INFO LOKER: Yang Pengen Kerja di ANTV, Ada Lowongan Auditor Nih… Yukk…

Menurut Arie Prasetyo, Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), ketika WSBK diadakan, pihaknya mampu menyerap 1.475 pekerja lokal. ITDC adalah pengembang dan pengelola The Mandalika.

Mereka, kata Arie, ditempatkan untuk beberapa pekerjaan. Misalnya, sebagai petugas marshall, bagian penjualan tiket, dan petugas pengawas protokol kesehatan.

Ada pula yang menjadi petugas dokumentasi, petugas keamanan, pekerja produksi, bagian kebersihan, dan petugas parkir. Ia berharap bekal kemampuan yang didapat saat WSBK akan berguna untuk kegiatan internasional lainnya seperti MotoGP.***

 

Halaman:

Tags

Terkini