Sedangkan Inter mencatatkan lima clean sheet dalam enam pertandingan fase gugur Liga Champions.
Baca Juga: Siapa Kecap No. 1 , Akan Dipamerkan Pertama Kali Di Unpad
Mereka belum kebobolan gol pembuka dalam pertandingan Liga Champions sejak kalah 2-0 saat bertandang ke Bayern Munich pada Matchday enam babak penyisihan grup.
Pasukan Inzaghi menghadapi final dengan semangat tinggi setelah memenangkan 11 dari 12 pertandingan terakhir mereka.
Baca Juga: 'PERAIRAN INDONESIA DARURAT SAMPAH' Oleh: Ramadhan Wibisono (News Producer INDOSIAR SCTV)
Pertarungan pola menyerang City melawan benteng Inter
Perbedaan strategi dan pola bermain akan terjadi di Istanbul, City lebih menyukai pendekatan ofensif menyerang dan Inter lebih cenderung mengandalkan serangan balik.
Namun City perlu mengawasi mantan penyerang mereka Edin Dzeko, yang mencetak 72 gol untuk mereka selama empat tahun antara Januari 2011 dan Mei 2015, sementara Lautaro Martinez juga berbahaya.
Baca Juga: Rutin Cek Tekanan Darah, Pantau Hipertensi Supaya Tidak Jadi Silent Killer
Tapi tim asuhan Guardiola berpengalaman dalam menghadapi lawan yang berhati-hati, melakukan serangan balik dan secara teratur menunjukkan bahwa mereka dapat menciptakan dan mengambil peluang melawan pertahanan yang padat.
Jika City bisa unggul, itu akan memaksa perubahan pendekatan dari Inter dan membawa mereka keluar dari zona nyaman.
Inter telah mencetak gol pertama dalam ketiga pertandingan babak sistem gugur dan menunjukkan ketenangan yang luar biasa saat mempertahankan keunggulan.
Namun mereka kurang meyakinkan saat dituntut bangkit dari ketertinggalan dan terpuruk dengan sepasang kekalahan 2-0 melawan Bayern Munich di babak penyisihan grup.
Baca Juga: Partai Final Liga Champions Manchester City Vs Inter Live on SCTV