Bahkan negara yang mengakhiri turnamen di peringkat 33 hingga 48 tetap menerima sekitar US$12,5 juta atau lebih dari Rp200 miliar. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya FIFA agar manfaat ekonomi dari Piala Dunia dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh peserta.
Di sisi lain, bagi Spanyol, keberhasilan menjadi juara memberikan hadiah yang jauh lebih besar dibanding sekadar bonus finansial. Gelar tersebut menjadi bukti keberhasilan mereka melewati persaingan ketat sepanjang turnamen dan menutup perjalanan dengan mengangkat trofi paling prestisius di dunia sepak bola.
Dengan total hadiah mencapai US$871 juta, Piala Dunia 2026 tercatat sebagai edisi dengan distribusi dana terbesar dalam sejarah FIFA. Besarnya hadiah tidak hanya menjadi apresiasi atas prestasi di lapangan, tetapi juga menjadi sumber pendanaan penting bagi setiap federasi untuk mengembangkan sepak bola setelah turnamen berakhir.***
Artikel Terkait
Kapan Kick-off Final Piala Dunia 2026? Simak Jadwal Spanyol vs Argentina, Jam Tayang di Indonesia dan Cara Menontonnya
Cara Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Live di TVRI, MAXStream, dan Folaplay
Link Live Streaming Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Duel Messi vs Lamine Yamal Kick-off Pukul 02.00 WIB
Prediksi Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain, hingga Ramalan Skor
Prediksi Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Prediksi Skor
Prediksi Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Furia Roja Diunggulkan, Messi Bidik Gelar Beruntun
Mengenal Stadion New York/New Jersey, Venue Final Piala Dunia 2026 yang Simpan Kenangan Pahit Lionel Messi