TITIKTEMU.CO - Keputusan mengejutkan datang dari Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, yang tidak memasukkan nama Marselino Ferdinan dalam daftar 28 pemain untuk ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam pengumuman resmi pada Rabu (24/9/2025), sejumlah pemain yang sebelumnya absen justru kembali dipercaya untuk menghadapi Arab Saudi dan Irak, sementara Marselino harus rela tersisih.
Absennya Marselino menjadi sorotan besar publik sepak bola Tanah Air. Selama ini, ia dianggap bagian penting tim, namun prinsip tegas Kluivert tentang menit bermain di klub tampaknya menjadi alasan utama pencoretannya.
Prinsip Tegas Kluivert: Menit Bermain Jadi Kunci
Sejak awal menjabat, Kluivert menegaskan bahwa pemain yang tidak mendapat cukup menit bermain di klub sulit mendapat tempat di Timnas.
“Jika pemain tidak punya menit bermain di klub, maka mereka tidak bisa otomatis masuk Timnas. Kami harus tahu bagaimana kondisi fisik mereka, apakah berlatih ekstra atau tidak,” ujar Kluivert saat perkenalan resminya, Januari 2025 lalu.
Kebijakan ini kini menimpa Marselino yang minim kesempatan bermain di Eropa.
Marselino: Perjalanan Berat di Klub Eropa
Marselino, 21 tahun, masih kesulitan menembus skuad utama klub barunya, AS Trencin. Sebelumnya ia juga minim menit bermain bersama KMSK Deinze dan Oxford United.
Baca Juga: KPK Sebut Ustaz Khalid Basalamah Paling Tahu Oknum Kemenag dalam Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Musim ini, total menit bermainnya baru 155 menit, angka yang sangat kecil untuk pemain yang ingin menjaga ritme kompetitif.
Bahkan saat dimainkan di laga uji coba melawan Taiwan dan Lebanon bulan lalu, performanya dinilai kurang meyakinkan. Hal ini memperkuat keputusan Kluivert untuk tidak membawanya ke Round 4.
Ole Romeny: Dari Cedera Panjang ke Panggilan Timnas
Artikel Terkait
BGN Tutup Dapur SPPG Penyebab Keracunan Massal MBG, Bentuk Tim Investigasi Khusus
Program MBG Diterpa Badai Keracunan, Menu Burger hingga Spageti Jadi Sorotan Ahli Gizi
Menu Kearifan Lokal di Program MBG: dari Ikan Hiu Penyebab Keracunan hingga Kontroversi Usulan Serangga
KPK Sebut Ustaz Khalid Basalamah Paling Tahu Oknum Kemenag dalam Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Tarif Cukai Rokok Tinggi Bikin Kaget Menkeu Purbaya, Pengamat: Itu Hanya Gaya dan Efeknya Baru Terlihat Desember