TITIKTEMU.CO - Barcelona mengamankan gelar LaLiga pada hari Kamis dengan kemenangan 2-0 di Espanyol.
Itu adalah kedua kalinya dalam tiga tahun Barça memenangkan liga di kandang rival sekota mereka, dengan kemenangan mereka pada tahun 2023 dirusak oleh pendukung tuan rumah yang menerobos lapangan dan mengejar para pemain tamu hingga ke lorong.
Flick memastikan adegan itu tidak terjadi dengan mengantar para pemainnya keluar lapangan untuk menghindari kemungkinan kericuhan setelah alat penyiram dinyalakan dan peningkatan kehadiran keamanan mengendalikan perimeter.
Baca Juga: Menang di El Clasico, Ada Peluang Barcelona Memastikan Gelar La Liga Spanyol Pekan Ini
"Flick adalah seorang pria sejati," kata pelatih Espanyol Manolo González tentang tindakan lawannya setelah pertandingan dalam sebuah konferensi pers. "Ia menarik para pemainnya, mengeluarkan mereka dari lapangan, dan membawa mereka ke ruang ganti.
"Dua tahun lalu, terjadi kekacauan di sini karena tidak ada akal sehat yang diterapkan. Kita harus memberi selamat kepada Flick karena ia menanganinya dengan baik. Ia pelatih yang baik dan seorang pria sejati."
Terjadi suasana tegang saat peluit akhir pertandingan dibunyikan di Stadion RCDE setelah malam yang sulit bagi para pendukung tuan rumah.
Baca Juga: Rekor Penonton Film 'Agak Laen' Disalip JUMBO, Ini Komentar Ernest Prakarsa, Produser 'Agak Laen'
Pertandingan dimulai dengan teriakan "Hentikan pertandingan," dan dihentikan sebentar setelah seorang pendukung masuk ke lapangan setelah sebuah mobil bertabrakan dengan para penggemar di luar stadion sebelum pertandingan dimulai, menyebabkan lebih dari selusin orang terluka, tetapi tidak ada yang serius.
Polisi setempat mengatakan pengemudi telah ditahan, tetapi masih belum jelas apakah insiden itu merupakan kecelakaan.
Lamine Yamal memberi Barça keunggulan di awal babak kedua dengan tendangan kaki kiri yang memukau sebelum Leandro Cabrera dikeluarkan karena menyikut remaja tersebut.
Baca Juga: Serunya Nikah Bareng Gratis, Dengan Sepasang Bebek Jadi Mahar
Fermín López memastikan kemenangan di waktu tambahan, yang memicu perayaan di sudut lapangan yang membuat Espanyol kesal dan menyebabkan bentrokan antara kedua pemain di akhir pertandingan.
"Di lapangan, jelas kami tidak bisa merayakan di sana," kata Flick dalam konferensi pers. "Dua tahun lalu, saya tidak ingin ini terjadi, ini juga tentang rasa hormat kepada para penggemar di sini.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Kena Sanksi FIFA, Denda Hampir Setengah Miliar Dan Pengurangan Penonton
Harapan Napoli Untuk Gelar Juara Serie A Terancam Setelah Ditahan Imbang Genoa
Carlo Ancelotti, Pelatih Asing Pertama Brasil Yang Digadang Bisa Memenangkan Piala Dunia 2026
Al Nassr Hujani Gol ke Gawang Al Okhdood: Tanpa Ronaldo, Sadio Mane Cetak Quattrick Spektakuler!
Xabi Alonso Makin Dekat Untuk Duduki Kursi Pelatih Real Madrid
Ayoooo, Penjualan Tiket Indonesia Lawan Tiongkok Dimulai Hari Ini
Real Madrid Tak Menyerah Berburu Gelar La Liga. Kalahkan Mallorca lewat gol telat Jacobo di menit akhir
Ini Cara Mekanisme Transfer Tiket Pertandingan Indonesia versus Tiongkok