Dilansir dari Transfermarkt, Alex Pastoor merupakan pria kelahiran Amsterdam Belanda, yang memulai karier kepelatihan sejak 2001 silam.
Kala itu, Alex menukangi tim kelompok usia 19 tahun klub asal Belanda, AZ Alkmaar.
Keberhasilannya dalam melatih klub-klub di Belanda terlihat kala dirinya pernah menjadi klub yang kini dibela Thom Haye, Almere City pada 2021-2024.
Saat menukangi Almere City, Alex sukses mencetak sejarah untuk pertama kalinya bagi klub itu promosi ke liga divisi utama, Eredivisie pada akhir musim 2022-2023.
Baca Juga: Cara Cek BI Checking Online 2025 dengan Mudah, Pastikan Riwayat Kredit Aman Sebelum Ajukan Pinjaman
Selain itu, Alex juga pernah menjadi pelatih utama klub NEC Nijmegen yang merupakan klub yang dibela Calvin Verdonk, pada 2011-2013 silam.
Pengalaman sang asisten Kluivert itu juga diperlukan bagi skuad Garuda yang kini tengah dalam tren positif dalam pembinaan usia muda.
Ide Permainan Alex Pastoor Bagi Kluivert
Dengan pengalaman kepelatihannya sejak 2001 silam, ide permainan Alex lebih cenderung mengandalkan fisik yang khas dalam strategi permainan di Belanda pada umumnya.
Hal itu tampak dari persentase kemenangan Alex saat masih menukangi Almere City dengan lebih sering mengganti banyak pemain untuk menjaga stamina di atas lapangan.
Alex juga kerap menurunkan formasi 4-3-3 dan 3-4-1-2 selama menjadi pelatih di Almere City.
Persentase kemenangan stategi yang diterapkan Alex di Almere City itu menjadi yang tertinggi (1,47) usai sebelumnya juga menjadi pelatih klub di Belanda, SCR Altrach (1,21) dan NE Nijmegen (1,21).
Bersama Kluivert dan Denny Landzaat, Alex akan bekerja sama untuk meningkatkan performa Garuda dalam laga-laga melawan negara besar di Asia, seperti Australia dan Jepang di ajang Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 mendatang.***
Artikel Terkait
PSSI Akhiri Kontrak Shin Tae-yong Sebagai Kepala Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior dan U-23
Riuh Media Internasional Soroti Kabar Pemecatan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, dari Malaysia hingga Perancis
Dear Ketum PSSI: Hati-Hati Salah Melangkah, Intip Perbandingan Karier Kepelatihan Shin Tae-yong vs Patrick Kluivert
Rata-rata Gagal Move on, Para Pemain Garuda Soal Kepergian Shin Tae-yong, Jay Idzes Akui Jiwa Kepemimpinan STY
Nasib Saham Rp267 Miliar Milik Raffi Ahmad di STY Foundation Usai Shin Tae Yong Dipecat, Benarkah akan Melayang?
Ini Jumlah Pesangon yang Diterima Shin Tae Yong Usai Dipecat dari Timnas Indonesia