Dear Ketum PSSI: Hati-Hati Salah Melangkah, Intip Perbandingan Karier Kepelatihan Shin Tae-yong vs Patrick Kluivert

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Selasa, 7 Januari 2025 | 19:22 WIB
Potret calon pelatih baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert dan mantan juru taktik Garuda Shin Tae yong. (Instagram.com / @shintaeyong7777 - @patrickkluivert9)
Potret calon pelatih baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert dan mantan juru taktik Garuda Shin Tae yong. (Instagram.com / @shintaeyong7777 - @patrickkluivert9)

Berpengalaman Sebagai Pemain

Dilansir dari Transfermarkt, kedua pelatih itu pernah menjadi pemain sepak bola kenamaan pada masanya.

Baca Juga: Link Website Registrasi Akun SNPMB 2025 Lengkap Pengisian PDSS untuk Sekolah

Kluivert yang berkarier sebagai striker bergelimang gelar bersama Ajax Amsterdam, Barcelona, dan PSV Eindhoven.

Selain ketiga klub itu, Kluivert juga pernah berseragam AC Milan, Newcastle United, Valencia, dan Lille.

Sementara STY berposisi sebagai gelandang serang dan menjadi salah satu pilar utama yang membawa Ilhwa Chunma meraih tiga gelar K-League berturut-turut.

Pria asal Korsel itu juga pernah terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) K-League, dan juga memenangkan Asian Club Championship.

Baca Juga: Lowongan Kerja Richeese Factory Lulusan SMA/SMK Terbaru Januari 2025, Gaji hingga Rp 5,5 Juta!

Karier Kepelatihan di Klub

Kluivert memulai karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih di AZ Alkmaar pada tahun 2008.

Pelatih asal Belanda itu juga mencoba peruntungan dengan melatih Brisbane Roar di Liga Australia pada Januari 2010.

Tidak berselang lama, Kluivert kembali ke Belanda untuk menjadi asisten pelatih NEC Nijmegen pada Agustus 2010.

Pencapaian trofi pertamanya justru kala menangani Twente U-21 dengan menjuarai Beloften Eredivisie 2011-2012.

Baca Juga: 3 Hal Unik dari Gen Beta yang Lahir di Tahun 2025, Salah Satunya Mewarisi Kesukaan Orang Tuanya di Dunia Kuliner

Berbeda dengan Kluivert, STY memulai karier kepelatihan sebagai asisten pelatih di klub asal Korsel, Queensland Roar pada 2008.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Transfermarkt

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X