Kompetisi Panahan Nasional Series 2 di UGM Bukan Hanya Kompetisi Fisik

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Minggu, 14 Juli 2024 | 08:15 WIB
Kompetisi panahan berskala nasional, UGM Open Archery Championship (UOAC) Series 2 (UGM)
Kompetisi panahan berskala nasional, UGM Open Archery Championship (UOAC) Series 2 (UGM)

TITIKTEMU.CO, Kompetisi panahan berskala nasional, UGM Open Archery Championship (UOAC) Series 2 yang diselenggarakan oleh UKM Panahan UGM berlangsung  11-14 Juli di Gedung Olah Raga (GOR) Pancasila UGM.

UOAC Series 2 mempertandingkan 8 divisi yang diperlombakan, antara lain adalah Nasional U-12, U-15, Nasional Umum, Compound U-15, Compound Umum, Recurve U-15, Recurve Umum, dan yang terakhir adalah Barebow Umum. Jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 671 peserta individu, 69 mix team (regu campuran), 72 peserta beregu dan tercatat 117 klub yang turut berpartisipasi.

Acara dibuka  secara simbolis dengan melesatkan anak panah oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Dr. Ajie Sujito, Ketua Pembina UKM Panahan UGM Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit, M.Sc., IPU., ASEAN.Eng., dan Ketua Umum Perpani DIY, Bendara Pangeran Harya Kusuma Diantoro.

Baca Juga: Pemain Sepak Bola Remaja Spanyol Lamine Yamal, Pemain Termuda Pencetak Gol di Kejuaraan Eropa, EURO

Kegiatan perlombaan yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali ini, tahun ini mengambil tema Cultural Vigor from Sports Lens, yang diharapkan bahwa kompetisi ini bukan hanya kompetisi fisik semata, namun juga sebuah panggung untuk memperkuat identitas budaya indonesia.

Ketua umum pelaksana, Ghina Septriansyah, mengatakan kompetisi ini selain untuk memperkenalkan UKM Panahan UGM kepada masyarakat, namun juga untuk menarik minat dari para pelajar SMA untuk yang ingin melanjutkan studi di UGM melalui jalur pendaftaran penelusuran bibit unggul berprestasi (PBUB).

Arie Sujito dalam pidato sambutannya mengapresiasi seluruh pihak yang ikut serta dalam pelaksanaan UOAC Series 2. Menurutnya, olahraga panahan merupakan olahraga yang memadukan kesehatan fisik dan kecerdasan dalam konsentrasi, dan terutama membangun tradisi untuk bisa memanfaatkan perkembangan teknologi modern. “Salah satu poin penting kejuaraan juga bukan hanya soal mendapatkan medali saja, tapi juga partisipasi untuk menjadikan turnamen sebagai sarana membangun kesadaran diri dalam menjadikan diri bagian dari pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga: Tidal Perlu Seperti Arjuna Untuk Kompetisi Panahan Nasional UGM

Arie memberikan apresiasi khusus pada peserta usia dini yang merupakan bibit-bibit atlet panahan di masa depan. Melalui kejuaraan yang diselenggarakan UKM Panahan ini menurutnya akan memberikan kesempatan  bagi mereka mengembangkan bakatnya menjadi lebih baik.

Ia juga berharap turnamen yang berskala nasional ini bisa dilaksanakan rutin dan berkelanjutan  agar para anak muda yang memiliki minat dan bakat di bidang panahan ini dapat berkontribusi dan dapat menjadi calon menjadi pemimpin di masa depan yang menjunjung karakter, dan integritas. “Sebab kekuatan terbesar seorang atlet itu adalah kejujuran,” tandasnya.

Bendara Pangeran Harya Kusuma Bimantoro berharap panahan indoor saat ini sedang menjadi tren, sehingga acara dapat memperkenalkan panahan indoor ini untuk calon-calon atlet baru yang potensial.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X