EURO 2024: Akhir Menyakitkan Bagi Swiss, Gagal ke Semi Final, Kalah Adu Penalti Dari Inggris

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Minggu, 7 Juli 2024 | 05:06 WIB
Inggris ke semi final Euro 2024 setelah mengalahkan Swiss 5-3 dalam adu penalti setelah imbang 1-1 (instagram.com/@euro2024)
Inggris ke semi final Euro 2024 setelah mengalahkan Swiss 5-3 dalam adu penalti setelah imbang 1-1 (instagram.com/@euro2024)

TITIKTEMU.CO, DÜSSELDORF, JERMAN - Inggris mencapai semifinal untuk ketiga kalinya dalam empat turnamen terakhir mereka. 

Julukan Swiss sebagai tim penakluk di Euro pupus dan sangat menyakitkan bagi  bagi kapten mereka, Granit Xhaka.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih Tempat Nonton, Ini Jadwal dan Rute Kirab Malam 1 Sura di Pura Mangkunegaran dan Keraton Solo

Inggris mengalahkan tim asuhan Murat Yakin 5-3 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di Düsseldorf saat The Three Lions melaju ke semifinal hari Rabu melawan Belanda yang menang atas Turki.

Xhaka pernah menjadi bahan tertawaan di Liga Premier selama tujuh tahun di Arsenal. Gelandang tersebut dipandang oleh banyak orang sebagai pemain yang mendapat kartu kuning, dengan kesalahan individu yang merugikan gol timnya.

Baca Juga: COPA AMERICA 2024: Link Live Streaming Kolombia vs Panama di Perempat Final pada Minggu 7 Juli Jam 05.00 WIB di INDOSIAR

Baca Juga: COPA AMERICA 2024: LINK Live Streaming Uruguay vs Brasil Minggu 7 Juli 2024 Kick Off Jam 08.00, H2H, Prediksi Pemain, LIVE INDOSIAR dan VIDIO

Titik nadirnya terjadi ketika dia menyuruh para penggemarnya untuk "pergi--- pergi" saat mereka mencemoohnya di Emirates Stadium pada Oktober 2019.

Akibatnya, Xhaka dicopot dari jabatan kaptennya oleh manajer saat itu, Unai Emery, dan dia kemudian sempat berniat pindah klub karena hal itu, sebelum Mikel Arteta meyakinkannya untuk bertahan.

Baca Juga: 12 Amalan Di Bulan Muharram Yang Bisa dilakukan

Arteta menghidupkan kembali karirnya – memberinya izin untuk bermain sebagai pemain nomor 8 yang lebih menyerang – sampai-sampai kepergiannya ke Bayer Leverkusen musim panas lalu seharga £21,4 juta terasa seperti kerugian bagi klub dan namun juga merupakan waktu yang tepat secara pribadi untuk babak baru.

Xhaka datang ke pertandingan ini sebagai juara Bundesliga yang tidak terkalahkan dan mengatasi masalah cedera untuk bermain selama 120 menit penuh di Düsseldorf. Dia adalah pemain paling berpengaruh di lapangan saat laga Swiss melawan Inggris.

Baca Juga: Program Beasiswa bagi 1.000 Santri Sudah Dibuka, Cek Syarat dan Ketentuannya

Tidak ada yang melakukan sentuhan lebih banyak daripada 140 milik Xhaka; 121 percobaan operannya dan 114 operan suksesnya juga merupakan permainan tertinggi. Penampilan meyakinkan seperti itu membantu Swiss mendapatkan kendali di babak kedua dan tampil sebagai tim yang lebih mengancam di perpanjangan waktu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: ESPN

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X