Musim Hujan Tahun Ini September-Oktober, Waspadai Bencana, Tetap Jaga Kesehatan!

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Jumat, 27 Agustus 2021 | 09:00 WIB
Musim hujan datang. (pxfuel)
Musim hujan datang. (pxfuel)

TITIKTEMU.CO

Musim hujan di Indonesia diprediksi bakal datang lebih awal dari biasanya. Periode 2021-2022 ini musim hujan masuk pada September dan Oktober.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Maret lalu memperkirakan musim penghujan datang pada Desember.

“Masyarakat harus bersiap melakukan mitigasi adanya bencana hidrometeorologi,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam Konferensi Pers virtual di kanal youtube, Kamis (26/8/2021).

BMKG, lanjut Dwikorita, memprediksi sekitar 50% wilayah Indonesia akan mengalami musim penghujan lebih awal. Perkiraan itu berdasarkan referensi rata-rata klimatologi awal musim hujan sejak 1981-2010.

Baca Juga: Awas!  Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer

“Hasilnya, awal musim hujan periode 2021-2022 maju. Total majunya sebanyak 45,9 persen dari zona musim, atau hampir 60 persen” kata Dwikorita.

BMKG memperingatkan adanya potensi terjadinya bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi, menyusul prediksi musim hujan yang datang lebih awal.

Menurut  Dwikorita, sifat hujan di sejumlah wilayah di Indonesia adalah hujan dengan 71% normal, 26% di atas normal, dan 3% dibawah normal.

BMKG merinci pembagian wilayah di Indonesia dalam 324 zona musim. Sebanyak 14,6 persen dari 324 zona musim diperkirakan mengalami musim hujan pada September. Wilayah ini meliputi Sumatera bagian tengah, dan sebagian Kalimantan.

Kemudian, 39,1 persen dari total zona musim, yaitu Sumatera bagian selatan sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Bali akan hujan pada Oktober.

Baca Juga: Merapi Erupsi, Hujan Abu Guyur Boyolali dan Magelang

Sebanyak 28,7 persen dari wilayah zona musim di Indonesia akan mulai hujan  November. Zona ini  meliputi sebagian Lampung, sebagian Jawa, sebagian Bali dan Nusa Tenggara, serta Sulawesi.

“jadi memang tidak akan serempak, tergantung zona wilayahnya,” ujar Dwikorita.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Rekomendasi

Terkini

X