Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto: Saat Bencana, Kami akan Hadir dalam Waktu Sesingkat-singkatnya

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Kamis, 18 November 2021 | 10:40 WIB
Mayjen TNI Suharyanto saat mengucap sumpah sebagai Kepala BNPB di Istana Negara, Rabu (17/11/2021) (BPMI)
Mayjen TNI Suharyanto saat mengucap sumpah sebagai Kepala BNPB di Istana Negara, Rabu (17/11/2021) (BPMI)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Mayjen TNI Suharyanto resmi menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Ganip Warsito yang memasuki masa pensiun.

Usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (17/11/2021), Mayjen TNI Suharyanto, mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan respon cepat dan segera turun ke lapangan saat terjadi bencana, guna membantu penanganan serta meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Baca Juga: Jelang Balapan Wolrd Superbike, Akses Masuk Sirkuit Mandalika Diperketat

"Pada saat terjadi bencana, BNPB akan hadir dalam waktu yang sesingkat-singkatnya untuk membantu agar masyarakat yang terdampak bencana ini segera mendapat pertolongan dan segera mendapat hak-hak hidup yang mendasar," kata Suharyanto.

Suharyanto memahami bahwa Indonesia tidak dapat lepas dari rangkaian peristiwa bencana mulai dari bencana hidrometeorologi, bencana geologi, bencana vulkanologi hingga bencana non-alam seperti pandemi COVID-19.

Baca Juga: 10 Pemain Terbesar Liga Inggris Sepanjang Masa

Terkait hal itu, menurut Suharyanto, ia berupaya agar BNPB selalu hadir dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari peningkatan kesiapsiagaan, edukasi, mitigasi, tanggap darurat hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Suharyanto juga akan memastikan bahwa masyarakat tidak akan berlama-lama menanggung dampak bencana.

"Dalam penanggulangan bencana, negara Indonesia ini tidak bisa lepas dari bencana. Karena letak geografisnya sedemikian rupa, sehingga hampir dipastikan banyak bergerak, banyak gempa kemudian di pengujung dan awal tahun seperti ini banjir di mana-mana ini perlu kehadiran BNPB," jelas Suharyanto.

Baca Juga: Presiden Lantik Jenderal TNI Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI

"Dalam tahap-tahap penanggulangan bencana mulai dari meningkatkan kesadaran, edukasi, mitigasi kemudian harus hadir pada saat terjadinya bencana, tanggap darurat sehingga masyarakat yang terdampak bencana ini dapat dipastikan tidak terlalu lama menanggung akibat dampak bencana," tambah dia.

Suharyanto juga mengaku mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo agar BNPB di bawah kepemimpinannya dapat terus bekerja secara maksimal.

Baca Juga: Cek! Bantuan Kuota Data Internet Kemedikbudristek Periode November Cair

Mengingat, wilayah Indonesia saat ini tengah memasuki musim penghujan dan ditambah adanya fenomena La Nina, yang mana pada fase itu tingkat intensitas curah hujan menjadi tinggi dan dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: infopublik.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X