Dia menyampaikan sejumlah wilayah akan mengalami intensitas hujan lebih tinggi dari biasanya. Di Pulau Sumatera sebagian Aceh, Sumut, Sumbar, Riau bagian selatan.
Di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimatan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi, Maluku utara bagian barat, Pulau Seram bagian selatan dan Papua bagian selatan.
“Pemerintah daerah dan masyarakat setempat waspada saja. Akan lebih baik melakukan mitigasi lebih awal untuk mengurangi risiko bencana,” ujar Dwikorita.
Pasalnya, lanjut dia, potensi terjadinya cuaca ekstrem bisa terjadi pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Misalnya hujan es, hujan lebat disertai petir, dan angin puting beliung.
“Lebih penting lagi, perubahan cuaca yang tidak menentu juga bisa membuat imunitas melemah sehingga rentan sakit. Ini yang harus diwaspadai. Apalagi saat ini masih pandemi Covid-19,” jelas Dwikorita.***