nasional

Perayaan Waisak di Pelataran Candi Borobudur. Teladani Ajaran Sang Buddha untuk Selalu Menyebarkan Cinta

Selasa, 17 Mei 2022 | 09:59 WIB
Wamenag Zainut Tauhid saat memberi sambutan dalam rangkaian perayaan Tri Suci Waisak, di Candi Agung Borobudur, Magelang, Senin (16/05/2022) (Foto: Kemenag)

"Kita semua harus tetap menjaga protokol kesehatan dengan cara selalu memakai masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas," pesan Wamenag.

Baca Juga: Newcastle 2-0 Arsenal: Harapan The Gunners Masuk Zona Champions Nyaris Pupus

Peringatan Tri Suci Waisak ini digelar di pelataran Candi Borobudur. Dimulai dengan melakukan meditasi yang dipimpin Bhikkhu Wongsin Labhiko Mahathera.
Setelah itu, tepat pada pukul 11.13.46 WIB perayaan Waisak dimulai ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 3 kali.

"Peringatan detik-detik Tri Suci Waisak yang dilaksanakan setiap tahun bukan hal sebatas acara seremonial semata, namun merupakan salah satu wujud keyakinan dan bakti umat Buddha seluruhnya kepada sakyamuni Buddha Gautama," kata Bhikkhu Wongsin Labhiko Mahathera dalam sambutan detik-detik Waisak di pelataran Candi Borobudur.

Sementara itu, Ketua Umum Walubi Siti Hartati Murdaya menambahkan, pihaknya bersyukur bisa berkumpul di pelataran zona satu Candi Agung Borobudur yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia.

Baca Juga: CFD Solo Kembali Dibuka, Ini Rute Penyesuaian Perjalanan Batik Solo Trans

"Candi Borobudur menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang dibangun pada abad 8-9 sebelum Masehi, pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra. Umat Buddha Walubi yang terdiri dari 14 majelis agama Buddha dan Permabudi beserta jajarannya telah bermitra melaksanakan acara waisak umat Buddha Indonesia," Siti Hartati.

"Secara bersama-sama kita menyambut detik-detik Tri Suci Waisak nasional yang jatuh pada hari, Senin (16/4), jam 11.13.46. Tema Waisak 2566 BE ialah jalan kebijaksanaan menuju kebahagiaan sejati," imbuhnya.***

 

Halaman:

Tags

Terkini