nasional

Cegah Omicron Masuk Desa, Mendes PDTT Gus Halim: Jangan Kendor Menjaga Desa Kita!

Kamis, 27 Januari 2022 | 05:17 WIB
Guna mengantisipasi Omicron masuk desa Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar minta masyarakat jangan kendor terapkan protokol kesehatan. (pic. kemendesa)

TITIKTEMU.CO JAKARTA - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengajak seluruh elemen desa untuk intensifkan PPKM Mikro dengan penerapan ketat prokes serta mengoptimalkan fungsi Relawan Desa Tanggap Covid-19 di masing-masing Desa hingga RT atau RW.

Adanya varian baru Covid-19 yaitu Omicron yang sudah terdeteksi mengalami transmisi lokal di Jakarta dan Surabaya, perlu diantisipasi penyebarannya di desa-desa.

Baca Juga: Lirik dan Kunci Gitar 5 Lagu Anji yang Bikin Cewek Melayang

Baca Juga: Tak Kalah Asyik, Menghapus Jejakmu versi Ariel Noah feat BCL, Kunci Gitar Beda Lho!

“Desa-desa sangat cepat belajar, sigap mengantisipasi penyebaran Covid-19 berikut dampak yang mungkin ditimbulkan selama pandemi ini. Sehingga, sepanjang pandemi, desa tetap berinovasi, desa tetap bangkit, desa tetap tumbuh menapaki jalan kemandiriannya. Saya minta jangan kendor semangat menjaga desa kita. Satgas desa dan pemerintah desa pantau warga yang masuk dan keluar,” ujar Menteri Abdul Halim Iskandar, di Jakarta seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Kemendesa.

Gus Halim memprediksi puncak kasus infeksi Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari atau awal Maret 2022. Dalam mengantisipasinya, Gus Halim meminta warga desa untuk tenang, tidak panik dan tetap harus siap siaga.

Baca Juga: Menjaga Habitat Alami Komodo di Pulau Rinca NTT: Bakal Dibangun Taman Jurassic?

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi puncak infeksi Covid-19 varian Omicron ini.

Diantaranya melakukan akselerasi vaksin Booster, penegakan protokol kesehatan lebih masif, hingga persyaratan masuk ke tempat publik hanya yang sudah divaksinasi 2 kali.

“Tentu harus ada peran aktif seluruh warga desa, harus konsisten menegakkan protokol kesehatan dan melakukan pengawasan terhadap pendatang secara ketat," tegasnya.

Baca Juga: Kuliner Khas Gunungkidul: Dari Thiwul, Gathot sampai Belalang Goreng…

Gus Halim juga meminta para relawan desa serta para elemen desa diantaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus tempat ibadah, pengelola tempat wisata, serta pengelola pasarpasar tradisional serta pihak lain untuk saling berkoordinasi dalam rangka pencegahan dan penegakan disiplin prokes.

Percepatan pencapaian secara merata target vaksinasi dosis kedua dan pertama di wilayah masing-masing desa juga terus didorong.

Gus Halim meminta seluruh elemen desa untuk mengoptimalkan pengalokasian dan penggunaan Dana Desa dalam rangka penanganan Covid-19, termasuk di dalamnya untuk pemulihan ekonomi melalui skema-skema yang telah ditetapkan.***

Tags

Terkini