TITIKTEMU.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura/AP II (Persero) menyiapkan sistem pengenalan wajah (face recognition) dengan teknologi biometrik bagi penumpang pesawat untuk memproses keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, sistem face recognition bagi penumpang pesawat merupakan bagian dari implementasi transformasi digital yang dijalankan perseroan sejak 2016.
"Penggunaan face recognition yang tengah disiapkan ini merupakan salah satu program AP II dalam melakukan digitalisasi secara masif di aspek pelayanan, keamanan, dan operasional bandara," jelasnya, Senin (8/11/2021).
Baca Juga: POLITIK WHATSAPP Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan senior, Penulis Buku
Sistem face recognition dalam tahap awal akan tersedia di Security Check Point 2 (SCP 2) Terminal 3 Keberangkatan Domestik Bandara Soetta. SCP 2 merupakan titik pemeriksaan keamanan sebelum penumpang menuju boarding lounge untuk menunggu naik ke pesawat.
Melalui digitalisasi, maka penumpang pesawat di bandara AP II dapat merasakan pengalaman baru yang kami sebut dengan New Experience through (X) Technology Airport 4.0 atau NEXT Airport 4.0.
Baca Juga: Sosok Roehana Koeddoes di Google Doodle Hari Ini, Siapa Dia?
Tujuannya adalah meningkatkan sektor kebandarudaraan nasional ke level yang lebih tinggi lagi dari sekarang, dan sejalan dengan global best practice.
"Sistem face recognition ini akan semakin mempermudah penumpang karena tidak lagi harus menunjukkan dokumen fisik untuk pemeriksaan di SCP 2. Selain meningkatkan pengalaman digitalisasi di bandara-bandara AP II, calon penumpang pesawat juga dapat merasakan seamless journey experience," kata Awaluddin.
Adapun penerapan sistem face recognition untuk memproses keberangkatan penerbangan di Bandara Soetta saat ini masuk dalam tahap uji coba.
Baca Juga: Bangkitkan Jiwa Pahlawanmu dengan 10 Link Twibbon Peringatan 10 November
Layanan face recognition ini pun sedang dalam proses verifikasi oleh Direktorat Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan untuk memastikan proses ini memenuhi aspek keamanan penerbangan.
Chief Project Business Digital Airport AP II, Wahyu Cahyadi mengatakan, penerapan sistem face recognition ini didukung dengan aplikasi travelin milik AP II.
Langkah agar dapat melakukan face recognition penumpang juga harus mengunduh aplikasi Travelin sebagai berikut: