Dua tahun sebagai Dan Paspampres di istana, Andika kemudian keluar Jakarta bertugas sebagai Pangdam XII/Tanjungpura (Mei 2016).
Baca Juga: TNI AL Abadikan Peristiwa Pertempuran di Laut Arafuru dalam Film 'Arafuru'
Ia kemudian ditarik ke Jakarta sebagai Dankodiklat TNI-AD untuk mendapatkan pangkat Letnan Jenderal pada Januari 2018.
Karier menantu mantan Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN) AM Hendropriyono ini semakin bersinar. Enam bulan kemudian Andika ditunjuk menjadi Pangkostrad.
Suami Diah Erwiany menduduki puncak karir militernya di Angkatan Darat dengan dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada November 2018.
Andika adalah sedikit dari anggota TNI yang mendapat promosi sebanyak tiga kali dalam setahun. Di awal 2018, dia diangkat sebagai Dankodiklat TNI AD.
Pangkatnya naik dari mayor jenderal menjadi letnan jenderal. Juli 2018, Andika dilantik sebagai Pangkostrad. Lima bulan kemudian dilantik sebagai KSAD.
Andika tidak hanya cemerlang di militer, tapi juga bidang akademik. Di awal kariernya, dia menghabiskan waktu untuk studi di luar negeri.
Baca Juga: Panglima TNI : TNI dan Polri Ujung Tombak Penanganan Pandemi Secara Nasional
Dia memiliki tiga gelar master dari universitas di Amerika Serikat. Ia meraih gelar master di Universitas Harvard.
Lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat pada 2000 ini menyelesaikan program doktoralnya di Universitas George Washington.
Sejumlah penghargaan diraihnya, antara lain Bintang Kartika Eka Paksi Nararya dan Bintang Yudha Dharma Pratama.
Baca Juga: Usai Lantik Tamtama, Pangdam XVII/Cenderawasih Langsung Cek Kesiapan Akomodasi PON Papua
Saat menjabat sebagai KSAD, Jenderal Andika melakukan banyak terobosan. Antara lain pengadaan kendaraan dinas untuk TNI AS.