nasional

Panglima TNI : Indonesia Tidak Boleh Lengah Walaupun Kasus Covid-19 Cukup Rendah

Rabu, 3 November 2021 | 06:30 WIB
Panglima TNI bersama Kapolri meninjau vaksinasi massal di Banda Aceh (Puspen TNI)

“Vaksin perlu mendapat perhatian karena sampai saat ini ada masyarakat yang belum percaya vaksin dan masih ada masyarakat yang takut untuk divaksin,” katanya.

Baca Juga: Peringatan Hari Pahlawan 2021, Berikut Logo dan Maknanya

Panglima TNI menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. 3M sudah tidak lagi dapat dipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. “Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun sudah menjadi bagian dari kebutuhan kita,” tegasnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa sesuai perintah dari  Bapak Presiden RI Joko Widodo,  Program percepatan Vaksinasi di bulan November 2021 harus sudah mencapai target 50% dan di bulan Desember 2021 sudah 70%. Sehingga herd immunity atau kekebalan komunal dapat tercapai dengan harapan  semua masyarakat sudah terlindungi dari Covid-19.

“Saya bersama  Kapolri mengingatkan bahwa protokol kesehatan adalah kunci saat kita melaksanakan fase relaksasi,” tegasnya.

Baca Juga: Mau Dapat Insentif Rp50.000? Ikuti Survei Kartu Prakerja!

Pelaksanaan serbuan vaksinasi massaldipusatkan di Banda Aceh Convention Hall (BACH), Kota Banda Aceh. Pelaksanakan serbuan vaksinasi massal dilakukan secara serentak di 24 Kabupaten/Kota, dengan sasaran para lansia, remaja, petugas publik dan masyarakat umum.

Pelaksanaan vassinasi massal Aceh (Puspen TNI)

Target vaksinasi sebanyak 19.600 dosis vaksin dengan melibatkan tenaga vaksinator sebanyak 470 personel yang terdiri dari TNI, Polri dan Dinkes.***

 

Halaman:

Tags

Terkini