TITIKTEMU.CO - JAKARTA Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara bhakti sosial yang diselenggarakan Alumni Akabri Altar 89 TNI-Polri, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/10).
Dalam masa 33 tahun pengabdiannya, Alumni Akabri lulusan tahun 89 menggelar bhakti sosial berupa vaksinasi dan pembagian paket bantuan sosial bagi warga yang memerlukan.
Seremoni puncak kegiatan bhakti sosial 33 tahun Alumni Akabri Altar 89 TNI-Polri yang dipusatkan di Mabes TNI dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Tinjau Vaksinasi, Panglima TNI Serahkan Bansos Pada Masyarakat Kepri
Baca Juga: Banyak Korban Berjatuhan, Kapolri Perintahkan Tindak Represif Pinjol
Hadir pula dalam kesempatan itu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqiel Siradj.
Pada acara puncak 33 tahun pengabdiannya, Akabri Altar 89 melakukan berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Selain itu juga melaksanakan serbuan vaksinasi guna mendukung program pemerintah pusat dalam percepatan vaksinasi nasional.
Baca Juga: Panglima TNI Resmikan Markas Kogabwilhan I, II, III dan Monumen Tri Matra
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI, Kapolri dan Ketua MPR RI melaksanakan dialog sekaligus menyapa Altar 89 yang berada di seluruh wilayah Indonesia secara virtual seperti Sumatera (Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darusallam), Jawa (Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat), Kalimantan Timur, Nusa Tenggara (NTT dan NTB), Bali, Sulawesi (Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Gorontalo), Maluku Utara dan Papua (Biak).
Saat menyapa salah satu Almuni Akabri Altar 89 yaitu Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Risyapudin Nursin, Panglima TNI merasa bangga dengan adanya sinergi TNI-Polri yang ada di wilayah Maluku Utara.
“Saya sebagai Panglima TNI merasa bangga bahwa sinergitas TNI-Polri yang ada di Maluku sangat luar biasa,” ucapnya.
Panglima TNI menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri adalah kunci dalam melaksanakan tugas yang mulia. Menurutnya, salah satu tugas mulia itu adalah kewajiban melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari bahaya Covid-19 dengan cara melaksanakan vaksinasi secara massal diseluruh wilayah Indonesia.
“Pelaksanaan vaksinasi massal harus terus kita lakukan sampai memenuhi target herd immunity sebesar 70%,” katanya.