nasional

Kesiapan PON XX Papua Terapkan Protokol Kesehatan

Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:46 WIB
Kesiapan PON XX Papua Terapkan Protokol Kesehatan. (Tangkap Layar Youtube)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dimulai pada 2 hingga 15 Oktober 2021, melibatkan atlet dan ofisial dari seluruh penjuru Indonesia.

Karena digelar di tengah situasi pandemi, maka upaya memastikan keamanan dan kesehatan dalam pesta olahraga ini menjadi tantangan tersendiri.

Pemerintah beserta segenap elemen yang terlibat, berusaha meminimalisir risiko transmisi Covid-19 melalui berbagai strategi, di antaranya penegakan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Baca Juga: Laga Tinju Wanita PON XX Papua. Tiga Atlet Putri Tuan Rumah Akan Ikut Berlaga

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyatakan hingga kini pelaksanaan PON XX Papua berjalan dengan baik.

Pertandingan dapat berlangsung lancar, sementara Prokes tetap terjaga sesuai aturan-aturan yang telah ditetapkan.

Pengawasan bersama dari berbagai pihak termasuk Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), juga terus dilakukan.

Baca Juga: Pandemi Segera Berakhir, Ini Empat Tips Bagi Fresh Graduate untuk Raih Pekerjaan Impian

"Ini adalah kerja sama semua pemangku kepentingan, semua turun bergotong royong tanpa harus melihat fungsi. Pengawasan juga terus dilakukan berkeliling, bahkan oleh Bapak Kepala BNPB. Bapak Menkes juga menengok langsung pelaksanaan Prokes di lapangan," tegas Menpora dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN Selasa, 5 Oktober 2021, seperti rilis yang diterima TITIKTEMU.CO.

Terdapat beberapa prinsip perlindungan kesehatan yang ditetapkan dalam PON XX Papua berdasarkan pengalaman dalam Olimpiade Tokyo.

Seperti sistem bubble to bubble disamping memastikan semua yang datang telah melakukan vaksinasi.

Baca Juga: Kemendagri Ajak Pemerintah Daerah Pahami Regulasi Penataan Kewenangan Desa

Selain itu, penerapan tes Covid-19 secara reguler, minimal tes antigen, kepada para atlet.

"Terpenting, semua yang terlibat sudah tervaksin. Termasuk masyarakat sekitar, seperti ditargetkan oleh Bapak Presiden agar 60-70% sudah tervaksin," jelas Menpora.

Halaman:

Tags

Terkini