Selama ini Qatar dikenal sebagai eksekutor utama teroris Poso. Dia dipanggil Amir atau pimpinan dalam jaringan kelompok teroris Poso.
“Qatar dan Ali Kalora itu pimpinan dua kelompok teroris Poso. Tapi keduanya berpisah karena terjadi ketidakcocokkan,” jelas Henri.
Baca Juga: Usai Tangkap Abu Rusydan, Densus 88 Dilaporkan Menerbangan 11 Terduga Teroris ke Jakarta
Enam hari pasca penyergapan Tokasa Sabtu (17/7/2021), TNI-Polri Satgas Madago Raya kembali menembak mati Abu Alim.
Teroris ini sebelumnya melarikan diri dari sergapan Tim Tricakti 3 dengan melompat ke jurang. Namun Tricakti 3 berhasil menyergapnya di Batutiga, Torue, Parimo.
Pada Minggu (18/9/2021), Tim Sogili menembak mati dua teroris Poso di sebuah perkebunan di Dusun Astina, Balinggi, Parimo. Keduanya adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadan.
“Periode Januari sampai pertengahan September ini operasi perburuan berhasil melumpuhkan 7 DPO Teroris Poso. Dua pimpinannya, Qatar dan Ali Kalora, juga berhasil dilumpuhkan,” kata Henri.
Pangkoopsgabsus Tricakti Mayjen TNI Richard TH Tampubolon menyatakan TNI akan terus memburu empat DPO teroris yang tersisa.***