nasional

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Laut Selatan Sepanjang Jawa Barat-DIY

Minggu, 19 September 2021 | 06:15 WIB
Peta gelombang laut. (bmkg.go.id)

TITIKTEMU.CO, CILACAP - BMKG memperkirakan masih akan terjadi gelombang tinggi di laut selatan Jabar, Jateng, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (19/9/2021).

Menurut analis cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan, tinggi gelombang bisa mencapai kisaran 4-6 meter.

“Peringatan ini berlaku hingga hari Minggu. Nanti akan diperbarui jika ada perkembangan baru,” kata Rendi dikutip TITIKTEMU.CO dari Antara, Sabtu (18/9/2021).

Baca Juga: BMKG Ingatkan Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Wilayah Indonesia Sepekan Kedepan

Rendi menjelaskan peningkatan tinggi gelombang dipengaruhi keberadaan sistem tekanan rendah 1.008 hPa di Laut China Selatan sebelah timur Filipina.

Penyebab lainnya adalah angin di wilayah Indonesia bagian selatan yang dominan bergerak dari timur selatan dengan kecepatan 5-25 knot.

Sementara itu, hembusan angin cenderung searah dengan kecepatan tinggi sehingga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang.

Baca Juga: Peringatan BMKG: Cuaca Ekstrim Akan Terjadi di Wilayah Ini

“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi terjadinya gelombang tinggi di laut selatan wilayah Jabar sampai DIY,” tambahnya.

Terkait terbaliknya Kapal Pengayoman IV di perairan Nusakambangan pada Jumat (17/9/2021), Rendi menyebut saat kejadian kecepatan angin berkisar 10-15 knot.

“Angka itu berdasarkan data pada Automatic Weather Station (AWS) di Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap (PPSC),” katanya.

Baca Juga: Siap-siap! Kata BMKG, Wonogiri Mulai Alami Kekeringan Ekstrem

Dia memperkirakan kecepatan angin antara PPSC dan Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, saat kapal Pengayoman IV terbalik tidak jauh berbeda.

“Untuk tinggi gelombang kami tidak ada alat ukur real time. Saat kejadian diperkirakan 1,25-2,5 meter. Sementara kecepatan arus 5-10 centimeter per detik,” jelas dia.

Halaman:

Tags

Terkini