nasional

Siswa PTM Harus Berseragam? Ganjar : Yang Penting Sekolah, Nggak Pakai Seragam Nggak Masalah

Selasa, 31 Agustus 2021 | 16:04 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan sekolah PTM di Semarang. (jatengprov.go.id)

TITIK TEMU.CO

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan semua lembaga pendidikan di bawah kewenangan Pemprov Jateng untuk tidak memaksakan siswa berseragam saat mengikuti proses pembelajaran tatap muka (PTM).

Gubernur menyampaikan pandemi berdampak pada banyak hal, termasuk kondisi ekonomi masyarakat.  Dalam kondisi seperti ini, tidak semua orang tua siswa mampu membeli seragam.

“Sekolah tidak usah memaksakan! Kemarin sudah ada yang melapor ke saya kejadian itu di SMK mana saya lupa. Itu gurunya sudah mewajibkan seragamnya ini banyaaak banget gitu. Kasihan. Terutama kalau orangtua siswa tidak mampu,” kata Ganjar, Selasa (31/8/2021).

Baca Juga: Learning Loss Karena Daring… . Pemerintah Siapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Ganjar menyampaikan hal itu usai gowes sambil meninjau pelaksanaan PTM di sejumlah sekolah di Kota Semarang. Dia menegaskan pihaknya tidak mewajibkan penggunaan seragam untuk siswa SMA/SMK. Sebab, hal itu tidak berpengaruh langsung pada pembelajaran.

“Saya tidak mewajibkan ya, jadi kalau orangtua yang mohon maaf, tidak mampu, anaknya nggak perlu seragam sekarang. Udah kayak tadi aja nggak seragam juga nggak apa-apa kok. Nggak ada pengaruhnya,” ujar dia.

Baca Juga: Apakah PTM Hari Pertama di Kota Semarang Sudah Berjalan Baik? Yuk Cek Infonya

Baca Juga: Solo Level 3, Gibran: Sekolah Tatap Muka Mulai September

Ganjar menambahkan untuk keluarga mampu tidak masalah. Namun, bagi yang tidak pasti akan mengeluh karena saat mencari uang untuk kebutuhan sehari-hari saja sulit.

Karena itu, lanjut Gubenur,  maka pihak sekolahan harus puya kebijakan untuk membebaskan. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh SMA dan SMK di bawah kewenangan Pemprov Jateng.

“Sekali lagi saya ingatkan, sekolah di wilayah kewenangan Pemprov jangan memaksakan orang tua yang tidak mampu membeli seragam. Yang penting sekolah, tidak pakai seragam nggak masalah,” tegas Ganjar.***

Tags

Terkini