Menurutnya, meskipun anak muda GenZ itu memiliki kecemasan, tetapi pada sisi lain mereka adalah anak-anak yang kreatif. Proses kreatif itu yang perlu difasilitasi, agar kecemasan mereka dapat dikonversi menjadi karya-karya yang mengangkat nilainya dan juga bangsa.
“Ada yang bisa menulis bagus banget. Ada yang menyanyi dari pelosok negeri, dari Tidore tadi suaranya bagus banget. Lalu desainer, peragawan-peragawati, film maker, ya konten kreator,” katanya.
Baca Juga: Ganjar Rela Jalan Kaki Di Festival Bunga Bandungan
Terkait hal itu, yang perlu diselaraskan yakni, bagaimana mengembangkan bakat-bakat anak muda tersebut.
“Maka harus difasilitasi. Apakah training, apakah sekolah, apakah creative hub. Ini yang menurut saya penting,” ungkap gubernur.
Dalam obrolan yang diawali dengan makan malam bersama itu, Ganjar juga menawarkan solusi bagi para konten kreator atau mereka yang sukses karirnya dalam industri kreatif dan digital. Salah satunya, menciptakan ekosistem yang baik, dan yang lebih penting lagi mereka bisa menjadi duta bagi negara.