TITIKTEMU.CO, SUKABUMI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi II Cigombong - Cibadak sepanjang 11,90 kilometer di Provinsi Jawa Barat.
"Alhamdulillah pada hari ini Jalan Tol Ciawi-Sukabumi ruas Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 kilometer sudah selesai dan siap dioperasikan," kata Presiden di gerbang Tol Parungkuda, Sukabumi, Jumat (4/8/2023).
Presiden menjelaskan, pembangunan ruas ini menelan anggaran biaya Rp3,2 triliun.
Baca Juga: Kemenkes Tugaskan 16 Dokter Lulusan Luar Negeri di RSUD Seluruh Indonesia
Presiden berharap dengan selesainya ruas Cigombong-Cibadak ini, akses dari Jakarta menuju wilayah Sukabumi dapat ditempuh dengan lebih singkat, termasuk ke tempat-tempat wisata.
“Nanti kalau kita ke Pelabuhan Ratu, ke Ciletuh, ke Ujung Genteng, ke Gunung Gede yang sebelumnya dari Jakarta kalau ke Sukabumi itu memakan waktu sampai 5 jam, kadang bisa sampai 6 jam,” ujarnya.
Dengan hadirnya Tol Bocimi seksi II lama perjalanan tersebut dapat dipangkas setengahnya.
Baca Juga: Ganjar Ingin Festival Tungguk Tembakau di Kaki Gunung Merbabu Didorong Jadi Event Wisata Menarik
"Sekarang dengan adanya jalan tol ini hanya kurang lebih 2,5 jam. Ini akan mempercepat mobilitas orang, mempercepat mobilitas barang," ujar Presiden.
Percepatan tersebut, menurut Presiden Jokowi juga dapat meningkatkan investasi ke Jawa Barat. Ruas tol ini diharapkan menjadi alternatif penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar kawasan Lido, Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Ujung Genteng, hingga Geopark Ciletuh.
Kehadiran ruas tol ini juga akan semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri, barang, dan jasa karena akan tersambung dengan wilayah Jawa Barat bagian selatan seperti Bogor dan Ciawi.
Baca Juga: PART 30 MY COLD BAD BOY - MCBB by: RANNISKII
"Dari survei para investor yang ada, kenapa Provinsi Jawa Barat menduduki ranking yang pertama untuk investasi, alasannya yang pertama karena jalan tol yang ada di Provinsi Jawa Barat itu yang paling banyak dibangun,”
Turut mendampingi Presiden Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Sukabumi Marwan Hamami