nasional

Penggunaan kresek hitam sebagai bungkus daging kurban tidak disarankan.

Rabu, 28 Juni 2023 | 14:00 WIB
Menotong dan membagikan daging kurban (Farrel Azhar)

TITIKTEMU.CO Penggunaan kresek hitam sebagai bungkus daging kurban tidak disarankan. Menurut  Muhammad Mar’ie Sirajuddin dari Ahmad Dahlan Halal Center (ADHC) dan Program Studi Teknologi Pangan (PSTP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) , kresek hitam tidak ramah lingkungan. Plastik jenis ini sulit terurai dan memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap ekosistem.  Selain itu, plastik kresek hitam juga diketahui dapat melepaskan senyawa beracun yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Senyawa beracun ini dapat terlarut dalam makanan yang terbungkus dengan plastik tersebut dan berpotensi masuk ke dalam tubuh manusia saat dikonsumsi.

“Kresek hitam tidak disarankan untuk membungkus daging kurban. Selain tidak ramah lingkungan, plastik jenis ini disebut-sebut bisa melepas senyawa beracun yang tidak baik untuk kesehatan,” ucap Mar’ie.

Baca Juga: Presiden Jokowi Berikan Sapi Kurban ke Tiap Provinsi pada Iduladha 1444 H

Sebagai alternatif yang lebih baik, Mar’ie menyarankan agar menggunakan besek sebagai pengganti kresek hitam. Besek terbuat dari bahan alami, seperti bambu atau daun kelapa, dan dapat terurai secara alami dalam waktu yang relatif singkat. Penggunaan besek dalam membungkus daging kurban memberikan solusi yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap alam.

Sementara itu, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah bersama Eco Bhinneka, menyerukan penyelenggaraan Iduladha 1444 H yang ramah lingkungan atau Green Iduladha. 

“Tujuan Green Iduladha ini agar masyarakat terbiasa mengurangi penggunaan plastik dan beralih menggunakan bahan atau peralatan yang tidak sekali pakai. Sehingga tidak terjadi penumpukan sampah anorganik,” ungkap Surria Dwiwahyu selaku Koordinator Divisi Lingkungan Hidup LLHPB PPA. 

Para ibu ini mengajak mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai, disarankan supaya menggantinya dengan dedaunan, besek anyaman bambu, lontar dan lain sebagainya. Alternatif lainnya, bisa menggunakan wadah yang bisa digunakan secara berulang.




Tags

Terkini