Namun, belum lama setelah diresmikan dan digunakan dalam kegiatan seremoni, jembatan tersebut justru mengalami kerusakan hingga menyebabkan puluhan orang terjatuh.
Polisi Sebut Dugaan Awal Kelebihan Beban
Kapolsek Cijulang, Iptu Dimas Aditama, dalam keterangannya pada Senin, 31 Agustus 2026, memastikan tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan situasi tetap aman serta kondusif," ujarnya.
Baca Juga: KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031, Dipilih Lewat Musyawarah 9 Kiai AHWA
Pasca-insiden, aparat gabungan langsung mengamankan lokasi dan menghentikan sementara penggunaan jembatan untuk mencegah terjadinya kejadian lanjutan.
Mengenai penyebab kerusakan, polisi menyebut dugaan sementara mengarah pada beban berlebih. Saat insiden berlangsung, lebih dari 50 orang disebut berada di atas jembatan secara bersamaan.
Padahal, berdasarkan keterangan awal, jembatan tersebut memiliki kapasitas beban maksimal sekitar 2 ton.
Meski demikian, Dimas menegaskan dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan faktor yang menyebabkan jembatan mengalami kerusakan.
"Penyebab jembatan mengalami kerusakan masih dalam pemeriksaan. Dugaan kelebihan beban akibat banyak orang melintas secara bersamaan," jelasnya.
Pemeriksaan nantinya juga akan mencakup kelayakan konstruksi, kualitas material hingga metode pembangunan jembatan.
Baca Juga: Viral! Aksi Jambret Rampas HP dari Mobil di Lampu Merah Kelapa Gading Terekam CCTV
Sorotan soal Kapasitas Jembatan
Ambruknya Jembatan Gantung Pongpet turut memunculkan berbagai tanggapan dari warganet.
Sejumlah pengguna media sosial menyoroti informasi mengenai batas kapasitas yang disebut tercantum pada papan pemberitahuan di sekitar akses masuk jembatan.