TITIKTEMU.CO-Tak semua serial yang sukses lahir dari pujian. The East Palace justru membuktikan hal sebaliknya. Sejak tayang perdana pada 17 Juli 2026, serial original Netflix ini langsung melesat ke posisi teratas daftar Top 10 Serial TV Netflix Korea, meski di saat yang sama dibanjiri berbagai komentar negatif dari penonton.
Perdebatan soal akting Nam Joo Hyuk hingga kualitas efek visual memang ramai menghiasi media sosial. Namun menariknya, semua kritik itu belum mampu menggoyahkan posisi drama ini di platform streaming. Bahkan hingga kini, The East Palace masih bertahan di jajaran serial paling banyak ditonton di Netflix Korea.
Popularitas Tema Okultisme Jadi Senjata Utama
Kesuksesan The East Palace tidak datang begitu saja. Belakangan, drama Korea dengan sentuhan horor, mitologi, dan dunia supranatural memang sedang mengalami lonjakan peminat.
Serial ini memanfaatkan tren tersebut dengan menghadirkan kisah kerajaan yang dipenuhi misteri, roh, hingga kutukan yang mengancam keluarga kerajaan. Perpaduan drama sejarah dan fantasi gelap membuatnya tampil berbeda dibanding drama Korea pada umumnya.
Di tengah persaingan yang ketat, The East Palace bahkan mampu mengungguli sejumlah judul populer lainnya di Netflix Korea.
Baca Juga: Toy Story 5 Meledak di Bioskop, Kenapa Pixar Malah PHK Besar-Besaran? Ini Penjelasannya
Kalah Rating TV, Menang di Platform Streaming
Di layar televisi Korea, drama Agent Kim Reactivated yang dibintangi So Ji Sub memang mencatat pencapaian luar biasa dengan rating nasional mencapai 23,1 persen.
Namun cerita berbeda terjadi di layanan streaming. The East Palace tetap menjadi pilihan utama pelanggan Netflix, menunjukkan bahwa popularitas televisi dan platform digital kini memiliki peta persaingan yang berbeda.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana penonton global semakin menentukan arah kesuksesan sebuah drama Korea.
Baca Juga: 7 Website Nonton Drakor Gratis dengan Subtitle Indonesia dan Kualitas HD yang Legal
Masuk Top 10 di Puluhan Negara