Karyawan Sampaikan Permintaan Maaf
Menanggapi viralnya peristiwa tersebut, akun Instagram **@ayammashendy** mengunggah video permintaan maaf dari karyawan yang diketahui bernama Defrizal.
Dalam video yang diunggah pada Selasa, 21 Juli 2026, ia menyampaikan penyesalan atas perbuatannya.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf saya kepada orang tua dan adik penyandang disabilitas yang telah saya hina. Saya sangat menyesali perbuatan saya dan siap menerima konsekuensi," ujarnya.
Selain menyampaikan permintaan maaf melalui video, Defrizal juga membuat surat pernyataan bermaterai yang berisi pengakuan serta permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat.
Manajemen Resto Ayam Mashendy turut menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban. Pihak restoran menyatakan akan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.
Baca Juga: Wali Kota Medan Soroti Pajak Kendaraan Dinas, Bapenda Langsung Bergerak Verifikasi Data ASN
Resto Umumkan Pemutusan Hubungan Kerja
Sebagai tindak lanjut atas kasus tersebut, pihak restoran kemudian mengunggah surat yang berisi pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan yang bersangkutan.
Langkah tersebut disebut sebagai bentuk tindakan tegas perusahaan dalam menyikapi insiden yang menjadi perhatian publik.
Warganet Soroti Dugaan Perundungan terhadap Penyandang Disabilitas
Video tersebut telah diunggah ulang oleh berbagai akun media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian besar menyayangkan dugaan tindakan yang dialami anak penyandang disabilitas tersebut.
Sejumlah komentar yang muncul di antaranya:
"Boleh bercanda tapi tidak dengan fisik ya, pelajaran buat kita semua," tulis akun @wrn****1.