TITIKTEMU.CO-Di tengah persaingan kerja yang semakin ketat, kabar ini bisa menjadi angin segar bagi para profesional teknik yang sudah memiliki pengalaman di dunia perkeretaapian. PT Sucofindo (Persero) kembali membuka peluang karier dengan posisi yang cukup spesifik, tetapi menjanjikan tantangan besar bagi mereka yang ingin terus berkembang di sektor transportasi nasional.
Perusahaan pelat merah tersebut saat ini membuka rekrutmen untuk posisi Technical Inspector/Engineer Perkeretaapian. Posisi ini akan ditempatkan di bawah Project Management Unit (PMU) Transportasi dan berstatus sebagai pegawai kontrak.
Meski basis penempatannya berada di Jakarta, kandidat yang lolos seleksi harus siap bekerja di berbagai wilayah operasional perusahaan. Dengan kata lain, mobilitas tinggi menjadi bagian dari pekerjaan yang akan dijalani.
Bukan untuk Fresh Graduate
Jika Anda baru lulus kuliah dan belum memiliki pengalaman kerja, mungkin kesempatan ini belum menjadi yang paling tepat.
PT Sucofindo mencari kandidat yang telah memiliki pengalaman minimal dua tahun di bidang perkeretaapian. Pengalaman tersebut bisa berasal dari berbagai institusi yang bergerak di sektor transportasi rel, seperti operator kereta api, MRT, LRT, maupun perusahaan pendukung lainnya.
Persyaratan pendidikan juga cukup jelas. Pelamar wajib memiliki latar belakang minimal Sarjana Teknik atau S1 Teknik dari bidang yang relevan.
Namun yang paling dicari bukan sekadar gelar akademik, melainkan kemampuan teknis yang benar-benar dapat diterapkan di lapangan.
Baca Juga: Panda Bond Ditunda, Tapi Investor Justru Berebut Masuk? Ini Sinyal yang Bikin Pemerintah Menunggu
Keahlian yang Jadi Nilai Tambah
Lowongan kerja PT Sucofindo kali ini ditujukan bagi mereka yang memahami berbagai aspek operasional perkeretaapian.
Perusahaan memberikan perhatian khusus kepada kandidat yang menguasai standar teknis sarana kereta api, sistem persinyalan, telekomunikasi dan elektrikal kereta, hingga jalur rel dan struktur jembatan perkeretaapian.
Kemampuan tersebut idealnya dibuktikan melalui sertifikat kompetensi atau dokumen pendukung lainnya yang dapat diverifikasi.
Selain itu, pelamar juga diharapkan memahami regulasi yang berlaku di sektor perkeretaapian dan mampu mengoperasikan perangkat lunak yang mendukung pekerjaan teknis di bidang tersebut.
Baca Juga: Dulu Gratis, Kini Kena Rp3.000! Aturan Baru GoCar Ini Bikin Banyak Penumpang Kaget