TITIKTEMU.CO-Bayangkan bisa bersekolah di salah satu SMA paling bergengsi di Indonesia tanpa perlu membayar uang pangkal maupun iuran bulanan. Bagi banyak siswa SMP, kesempatan itu kini semakin nyata melalui SMA Taruna Nusantara yang telah bertransformasi menjadi bagian dari program Sekolah Garuda.
Tak heran jika setiap tahun peminat sekolah ini terus membludak. Selain terkenal dengan disiplin dan kualitas pendidikan yang kuat, SMA Taruna Nusantara juga memiliki jejak alumni yang menempati posisi penting di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, militer, hingga dunia korporasi.
Bagi siswa kelas 9 yang menargetkan masuk SMA Taruna Nusantara tahun ajaran 2026, persiapan sebaiknya dimulai sejak sekarang. Salah satu aspek yang paling menentukan adalah nilai rapor.
Baca Juga: Dulu Gratis, Kini Kena Rp3.000! Aturan Baru GoCar Ini Bikin Banyak Penumpang Kaget
Berapa Nilai Rapor Minimal untuk Masuk SMA Taruna Nusantara?
Seleksi akademik SMA Taruna Nusantara berfokus pada empat mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Untuk jalur reguler, calon peserta didik harus memenuhi dua syarat nilai sekaligus. Pertama, rata-rata gabungan dari empat mata pelajaran tersebut minimal 85. Kedua, nilai setiap mata pelajaran pada tiap semester tidak boleh kurang dari 80.
Artinya, bukan hanya nilai rata-rata yang diperhatikan, tetapi juga konsistensi prestasi belajar selama masa SMP.
Namun, sekolah ini juga membuka peluang bagi siswa berprestasi yang belum memenuhi standar akademik reguler melalui jalur prestasi. Pada jalur ini, persyaratan nilai lebih fleksibel.
Peserta cukup memiliki rata-rata nilai minimal 80 dengan nilai per semester paling rendah 75. Meski demikian, prestasi yang digunakan harus sesuai kriteria dan diakui oleh panitia seleksi.
Baca Juga: Panda Bond Ditunda, Tapi Investor Justru Berebut Masuk? Ini Sinyal yang Bikin Pemerintah Menunggu
Sekolah Gratis, Benarkah Tidak Ada Biaya?
Kabar yang paling menarik perhatian banyak orang tua adalah kebijakan pembiayaan pendidikan.
Saat ini, calon siswa hanya dapat memilih jalur beasiswa. Konsekuensinya, biaya pendidikan pokok di SMA Taruna Nusantara menjadi nol rupiah.
Tidak ada uang pangkal. Tidak ada iuran sekolah bulanan.
Siswa hanya akan menemukan komponen sumbangan sukarela yang dibayarkan satu kali setelah resmi diterima. Sesuai namanya, sumbangan tersebut tidak bersifat wajib sehingga tidak menjadi syarat untuk mengikuti pendidikan.