TITIKTEMU.CO-Perdebatan tentang anak tunggal vs bersaudara sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Sebagian orang percaya anak tunggal cenderung kesepian dan manja, sementara anak yang memiliki saudara dianggap lebih mudah bersosialisasi dan lebih bahagia. Namun, apakah anggapan tersebut benar?
Bagi pasangan yang sedang mempertimbangkan jumlah anak, pertanyaan ini sering muncul. Kabar baiknya, sejumlah penelitian telah mencoba menjawabnya. Hasilnya ternyata tidak sesederhana mitos yang selama ini beredar.
Baca Juga: Kita Generasi Sandwich — Mengurus Anak Sekaligus Orang Tua, Ini Cara Bertahan
Mitos Anak Tunggal yang Masih Banyak Dipercaya
Selama beberapa dekade, anak tunggal sering mendapat label yang kurang menyenangkan. Mereka dianggap lebih egois, sulit berbagi, dan terlalu bergantung pada orang tua.
Padahal, banyak penelitian modern menunjukkan bahwa stereotip tersebut tidak selalu sesuai kenyataan. Sebuah tinjauan penelitian yang dipublikasikan dalam bidang psikologi perkembangan menemukan bahwa sebagian besar perbedaan kepribadian antara anak tunggal dan anak yang memiliki saudara tergolong kecil atau bahkan tidak signifikan.
Dengan kata lain, menjadi anak tunggal tidak otomatis membuat seseorang tumbuh dengan karakter tertentu.
Baca Juga: Kenapa Anak-anak Nggak Perlu Tinggal di Kota Besar untuk Sukses — Tren 2026 Membuktikan
Apa Kata Riset tentang Kebahagiaan Anak?
Jika pertanyaannya adalah siapa yang lebih bahagia, anak tunggal atau bersaudara, jawabannya cukup menarik: tidak ada pemenang mutlak.
Penelitian mengenai kesejahteraan anak menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap kebahagiaan bukanlah jumlah saudara, melainkan kualitas hubungan dalam keluarga.
Anak yang tumbuh dalam lingkungan hangat, mendapat perhatian yang cukup, dan merasa aman secara emosional cenderung memiliki tingkat kesejahteraan yang baik, baik mereka anak tunggal maupun memiliki beberapa saudara.
Dengan kata lain, kebahagiaan lebih banyak ditentukan oleh kualitas pengasuhan dibanding jumlah anak dalam keluarga.
Keunggulan Anak Tunggal
Fokus Perhatian Orang Tua Lebih Besar
Anak tunggal biasanya mendapatkan waktu, perhatian, dan sumber daya yang lebih terpusat dari orang tua.
Hal ini dapat memberikan keuntungan dalam pendidikan, pengembangan bakat, maupun komunikasi emosional yang lebih intens.