nasional

Banyak Pelari Tak Sadar: Bukan Jantung yang Bahaya Saat Marathon, Tapi Otot yang Bisa "Meracuni" Ginjal

Rabu, 24 Juni 2026 | 10:28 WIB
Ilustrasi Rhabdomyolysis bisa menyerang pelari marathon dan memicu kerusakan ginjal. (Pinterest @comparadicto)

Kerusakan ginjal dapat muncul secara akut atau mendadak akibat penumpukan zat hasil kerusakan otot di dalam darah.

Kabar baiknya, kondisi ini sering kali masih dapat dipulihkan apabila ditangani sejak dini. Semakin cepat mendapatkan pemeriksaan medis, semakin besar peluang fungsi ginjal kembali normal.

Baca Juga: Kenapa Anak-anak Nggak Perlu Tinggal di Kota Besar untuk Sukses — Tren 2026 Membuktikan

Lari Tetap Sehat, Asalkan Tidak Memusuhi Tubuh Sendiri

Lari tetap menjadi salah satu olahraga terbaik untuk kesehatan jantung, metabolisme, dan kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Yang perlu diingat, olahraga bukan perlombaan melawan tubuh sendiri.

Menambah jarak secara bertahap, menjaga hidrasi, beristirahat cukup, dan berhenti ketika tubuh memberi sinyal bahaya jauh lebih penting daripada memaksakan diri demi medali atau unggahan media sosial.

Karena pada akhirnya, pencapaian terbaik dalam olahraga bukan sekadar menyentuh garis finis, melainkan pulang dengan tubuh yang tetap sehat.***

Halaman:

Tags

Terkini