nasional

Menkeu Purbaya Sebut Kenaikan Harga Pertamax Tak Picu Inflasi Tinggi, Dampaknya Dinilai Sangat Terbatas

Kamis, 11 Juni 2026 | 10:44 WIB
Menkeu Purbaya sebut kenaikan Pertamax tidak berdampak banyak pada inflasi (YouTube/Kemenkeu RI)

TITIKTEMU.CO - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap laju inflasi di Indonesia.

Menurut Purbaya, kedua jenis BBM tersebut umumnya tidak digunakan oleh sektor transportasi barang maupun angkutan umum yang memiliki kontribusi besar terhadap pergerakan harga barang dan jasa.

“Dampaknya seharusnya relatif kecil karena Pertamax bukan bahan bakar utama yang digunakan untuk angkutan barang,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga: Jadwal Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan di Stadion Azteca, El Tri Bidik Kemenangan Perdana

Kenaikan Pertamax Dinilai Tidak Memicu Lonjakan Inflasi

Purbaya optimistis penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green tidak akan menimbulkan tekanan berarti terhadap inflasi nasional. Ia menilai efek berantai terhadap biaya distribusi maupun tarif transportasi juga sangat terbatas.

Menurutnya, sektor logistik dan angkutan umum pada umumnya tidak menggunakan Pertamax sebagai bahan bakar utama, sehingga kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut tidak akan berdampak besar pada harga kebutuhan masyarakat.

“Pengaruhnya terhadap inflasi mestinya terbatas karena tidak berkaitan langsung dengan angkutan umum maupun kendaraan pengangkut barang,” jelasnya.

Baca Juga: Profil Argentina di Piala Dunia 2026: Misi Lionel Messi Pertahankan Gelar dan Ukir Sejarah Baru untuk Albiceleste

Soal Potensi Lonjakan Konsumsi Pertalite, Purbaya Serahkan ke ESDM

Saat dimintai tanggapan mengenai kemungkinan meningkatnya konsumsi Pertalite akibat perpindahan pengguna dari Pertamax, Purbaya memilih menyerahkan persoalan tersebut kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Ia menyebut pemerintah memiliki sejumlah mekanisme pengawasan untuk menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran, termasuk melalui sistem pengendalian distribusi.

“Untuk hal itu lebih tepat ditanyakan kepada Menteri ESDM. Setahu saya ada mekanisme pengaturan seperti nozzle control dan metode lainnya,” ujarnya.

Harga Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik

Halaman:

Tags

Terkini