Naiknya suku bunga kredit dapat meningkatkan biaya pembiayaan sehingga ekspansi usaha menjadi lebih sulit dilakukan.
Jika kondisi berlangsung dalam jangka panjang, beberapa pelaku usaha mungkin menunda investasi, mengurangi kapasitas produksi, hingga membatasi penambahan tenaga kerja.
Menjaga Stabilitas di Tengah Ketidakpastian Global
Secara keseluruhan, kebijakan kenaikan BI Rate menjadi instrumen Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya tekanan global.
Meski memberikan sejumlah manfaat seperti menjaga inflasi dan menarik investasi asing, kebijakan ini juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya biaya pinjaman yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat maupun dunia usaha.***